Petugas Pendamping PKH Gunungkidul Ikuti Diklat Di Jakarta

oleh -
iklan golkar Gunungkidul

Gunungkidul, (KH) –Pendamping baru petugas Program Keluarga Harapan (PKH) mengikuti Diklat Pendamping PKH pengganti angkatan VII sampai X. Kegiatan diadakan oleh Kemensos yang berlangsung dari tanggal 9 hingga 15 November 2014.

 

Pelaksanaan diklat berlangsung di Pusdiklat Kemensos RI Jl.Margaguna Raya Radio Dalam Jakarta Selatan. Sebanyak 120 pendamping PKH se-Indonesia diberikan materi terkait Tupoksi petugas dalam melakukan pendampingan  PKH.

 

“Peserta berasal dari Provinsi Lampung, Bengkulu, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, NTT, Bangka Belitung dan lainnya,” kata Hartini salah satu peserta Diklat dari Gunungkidul, Senin, (17/11/14).

 

Hartini menyampaikan, bahwa PKH adalah program yang memberikan bantuan tunai bersyarat kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) yang telah ditetapkan sebagai peserta PKH. Agar memperoleh bantuan, peserta PKH diwajibkan memenuhi persyaratan dan komitmen yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), yaitu pendidikan dan kesehatan.

 

Setelah mengikuti diklat, Ir. Pangi, MM, salah satu nara sumber yang merupakan koordinator PKH Lampung berharap, petugas pendamping PKH mampu mengimplementasikan tugasnya di lapangan sesuai tupoksi, sehingga mempercepat suksesnya program tersebut.

 

Diakui Hartini, kegiatan yang diikuti dapat menambah banyak pengetahuan terkait bantuan PKH, apa yang disampaikan oleh beberapa nara sumber dapat menjawab kendala di lapangan yang dihadapi selama ini.

 

“Selain berhak mendapat bantuan uang tunai, kita berupaya memotivasi para penerima PKH. Walaupun mereka termasuk RTSM, mereka memiliki beberapa kewajiban di antaranya, memeriksakan anggota keluarganya (Ibu hamil dan balita) ke fasilitas kesehatan (Puskesmas, dan lainnya), serta menyekolahkan anaknya dengan tingkat kehadiran sesuai ketentuan.”, jelasnya. (Kandar/Tty)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar