Penambang Batu Tertimbun Longsor di Semin

oleh -
iklan dispar

Ilustrasi penambangan rakyatSEMIN, (KH) — Bencana longsor menerjang kawasan penambangan batu putih di Desa Karangsari, Semin, Senin (29/12). Seorang penambang batu diketahui tewas dalam peristiwa tersebut, karena saat kejadian berlangsung korban sedang melakukan aktivitas penambangan.

Kepala Unit Reserse dan Kriminal, Polsek Semin Apitu Sumiran mengatakan, korban tewas atas nama Sutarno (65). Saat kejadian longsor berlangsung, diketahui Sutarno sedang melakukan aktivitas penambangan bersama rekan-rekannya. Kejadiaan nahas ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

“Korban ini menambang batu putih untuk bahan campuran pupuk organik, jasad korban ditemukan di bawah reruntuhan batu putih sedalam kurang lebih satu meter,” jelas Sumiran saat dihubungi melalui telefon selulernya.

Dia menjelaskan, longsor tersebut terjadi sangat cepat, hingga Sutarno tidak dapat menyelamatkan diri saat longsor terjadi. Sementara rekan-rekan Sutarno, Kartijo (55) dan Supoyo (55) berusaha menolongnya namun nahas nyawa Sutarno tidak terselamatkan.

“Timbunan longsor yang tebal, membuat evakuasi korban sulit dilakukan, sehingga korban tidak dapat diselamatkan,” ucap Sumiran.

Sumiran menambahkan, setelah warga dan aparat kepolisian bersama-sama melakukan evakuasi, jasat Sutarno akhirnya bisa diangkat, tetapi nyawa korban tidak terselamatkan. Nyawa warga Dusun Wates, Desa Karangsari tersebut sudah tewas saat berada di dalam reruntuhan batu.

“Jasad korban langsung kita serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” katanya.

Dihubungi terpisah, Camat Semin Huntoro Purbo W mengungkapkan, di wilayahnya ada dua desa yang mejadi lokasi penambangan batu yakni di Desa Karangsari dan Desa Candirejo. Di kedua desa tersebut terdapat banyak lokasi penambangan rakyat.

Agar kejadian longsor di kawasan penambangan tidak terjadi lagi, Huntoro berharap setiap penambang memperhatikan faktor keselamatan saat melakukan penambangan. Dia menegaskan penambangan rakyat di Desa Candirejo sedang dalam proses perizinan.

“Kita menghimbau agar setiap penambang berhati-hati, semua demi keselamatan,” ulasnya. (Juju)

Komentar

Komentar