Pelatihan Bercerita Bagi Guru PAUD,TK dan SD se Gunungkidul

oleh -
iklan dispar

WONOSARI,(KH)–Bercerita,khususnya bagi Tenaga Pengajar/Guru PAUD,TK dan SD merupakan media untuk mendukung pembelajaran di kelas yang membutuhkan keahlian khusus untuk dapat menyampaikan dengan baik kepada para muridnya. Untuk mewujudkan hal tersebut maka perlu diadakan Pelatihan Bercerita bagi Guru PAUD,TK dan SD.

Bagian Administrasi Kesra Sekda Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Pelatihan Bercerita bagi Guru PAUD,TK dan SD se Kabupaten Gunungkidul yang diselenggarakan dua kali pertemuan dengan peserta dan narasumber yang berbeda.Pelatihan Bercerita berlangsung di Gedung KPAD (Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah) Gunungkidul.

Kegiatan Pelatihan pertama dilaksanakan pada hari Sabtu (01/11/2014) dengan narasumber Kak Risdy dan Kak Junendra. Sedangkan untuk kegiatan pelatihan kedua dilaksanakan pada hari Sabtu (08/11/2014) dengan peserta yang berbeda dengan kegiatan sebelumnya. Pada pelatihan yang kedua  ini diikuti 78 Guru yang merupakan wakil dari 18 Kecamatan  se Gunungkidul.

Narasumber pada Pelatihan Bercerita yang kedua adalah Arif Tyas Firitiyanto atau sering disapa Kak Arif, kemudian narasumber yang kedua yaitu Tatik Nur Hidayat.Kak Arif merupakan pendongeng asal Gunungkidul yang memiliki profesi sebagai PNS di Kementrian Agama, yang juga sebagai mantan Kepala Sekolah SD Mujahidin termuda (umur 23 tahun) pada tahun 2004-2006.Sedangkan untuk Bu Tatik merupakan Praktisi Pendidikan, sebagai guru di SD Karangtengah I Wonosari.

 “Alhamdulilah,seluruh kecamatan dapat mengirimkan wakilnya.Sebelumnya saya menghubungi pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-kanak supaya menyampaikan undangan ke semua kecamatan dan alhamdulilah target terpenuhi” kata Kak Arif kepada KH di sela-sela waktu isitrahat pelatihan.

Kak Arif mengungkapkan bahwa untuk dapat memahami cara bercerita yang baik, peserta pelatihan diberikan wawasan mengenai teori tentang bercerita, teknik-teknik bercerita, beserta prakteknya. Kemudian agar penyampaian cerita dapat tersampaikan dan diterima anak, disampaikan mengenai pendekatan anak dengan memahami psikologi anak.

“Jadi kalau saya sedikit pengantar bercerita,teknik-teknik dan ada sedikit prakteknya. Kalau Bu Tatik arahnya ke psikologi anak. Mengarahkan guru untuk memahami anak, dan kejiwaannya,” ungkap Kak Arif.

Kak Arif menambahkan,tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan untuk Guru ini adalah supaya para Guru PAUD, TK, dan SD dapat memberikan ilmu kepada anak didiknya lewat bercerita.Hal ini sesuai dengan cita-cita Kemendiknas tentang pencanangan pendidikan karakter melalui bercerita.

Sutarmi,salah satu peserta yang berasal dari TK ABA Sampang Gedangsari, merasa senang karena dengan diselenggarakannya pelatihan ini,ia mendapatkan ilmu dan pengalaman baru dalam bercerita yang dapat diterapkan di kegiatan mengajar sehari-harinya.

“Ya saya senang tambah ilmu tambah pengalaman, sehingga memberikan motivasi dalam menyampaikan dongeng di TK saya,” katanya saat dijumpai usai kegiatan pelatihan di KPAD Gunungkidul.

Sutarmi berharap supaya kegiatan semacam dapat berlanjut kepada guru yang lain.Harapan Sutarmi langsung mendapat jawaban dari Kak Arif yang menjanjikan akan menindak lanjuti kegiatan pelatihan di waktu yang akan datang. (Kiriman Berita dari Gemma Tiftazani/ Editor : Bara)

Komentar

Komentar