PDIP, BaBe dan Relawan Kejar Kampanye Tatap Muka di 1.400 Dusun di Gunungkidul

oleh -
Calon Bupati No urut 3, Bambang Wisnu Handoyo gelar pertemuan dengan warga. (KH)
kadhung tresno

WONOSARI, (KH),– DPC PDI Perjuangan Gunungkidul menargetkan sebanyak 1.400 dusun di Gunungkidul dapat dijangkau dengan kampanye tatap muka dalam sisa waktu efektif sekitar 20 minggu dari hari pemungutan suara Pilkada 9 Desember 2020.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan, saat ini seluruh sumber daya dikerahkan masif bergerak melakukan kampanye serentak melalui pertemuan terbatas.

“Harus menyesuaikan protokol kesehatan di tengah pandemi covid19. Tapi kami balik. Pembatasan peserta pertemuan hanya 50 orang tiap pasukan tidak menjadi kendala tapi menjadi potensi,” kata Endah saat memimpin pergerakan di Kapanewon Playen, Selasa (17/11) malam lalu.

Adanya pembatasan peserta hanya 50 orang dalam setiap titik pertemuan, partai pengusung paslon nomor urut 3 Bambang Wisnu  Handoyo-Benyamin Sudarmadi  menerjunkan lebih banyak “prajurit” sebagai juru kampanye dan menambah jumlah titik pertemuan pada jam yang sama.

Endah mengatakan, ada sebanyak 58 dusun se-Kapanewon Playen terjangkau sesuai target dalam waktu yang sama. “Masif, dalam satu waktu bersamaan serentak kita gelar pertemuan,” ujar Endah.

Endah menambahkan, setiap lokasi kampanye di tengah covid19 untuk tiap dusun juga dihadiri tokoh dari dusun sebelahnya. Hal itu sangat efektif berjalan, dibuktikan selalu terpenuhinya kuota 50 orang setiap titik kampanye.

Gerakan Bambang Wisnu-Benyamin bersama partai banteng moncong putih menyapa seribu dusun ini tidak sedakar mengandalkan kekuatan partai. Tetapi, jaringan relawan organik juga bergerak untuk titik-titik yang tidak memungkinkan didatangi paslon. Kerja kolaboratif kader ranting dan anak ranting PDI Perjuangan dan jaringan relawan digenjot untuk menjaga bulatnya suara pemilih sampai hari pemungutan suara 9 Desember mendatang.

Pertemuan Calon Bupati No urut 3, Bambang Wisnu Handoyo dengan warga. (KH)

“Setelah paslon dan partai selesai sosialisasi di dusun kami, tugas selanjutnya kami dan teman-teman anak ranting menjaga suara agar terus berkembang dan bertambah,” ujar Wardiyono, kader PDIP Padukuhan Mendongan, Desa Bandung, Playen.

Pergerakan PDIP bersama Paslon nomor urut 3 Bambang Wisnu – Benyamin semakin terlihat dengan makin banyak munculnya deklarasikan dukungan. Komunitas kopi pahit, yakni anak muda yang gemar kongkow-kongkow di beberapa kedai kopi  di Wonosari juga telah  menyatakan dukungan siap menangkan Bambang Wisnu-Benyamin, disusul komunitas anak muda konsumen tembakau “tengwe”.

“Komunitas anak muda game online dan youtuber sudah deklarasi dukungan dihadiri Pak Benyamin langsung,” ujar Tyas anak muda asal Playen mewakili komunitas.

Agus Riyadi, jurkam Bambang Wisnu-Benyamin di Padukuhan Jamburejo memberi gebrakan spesial khusus seluruh warga dusun Jamburejo yang siap menyumbangkan 90 persen suara pemilih.

“Khusus tiap keluarga di Dusun Jamburejo saya berikan paket gratis paket bermain ke taman bermain keluarga Toya Riang di Bansari Kepek Wonosari. Silahkan dinikmati,” kata seniman patung pemilik kolam bermain Toya Riang.

Sebagian besar warga di 58 Padukuhan di Playen yakin Bambang Wisnu – Benyamin yang tampil meyakinkan dalam debat antar paslon di televisi nanti mampu mengatasi persoalan Gunungkidul dan dapat mengurai berbagai hambatan pembangunan.

“Debat ketiga paslon 3 menang. Kami tambah yakin. Kami ingin Bambang menang agar kemandirian desa terwujud,” pungkas tokoh Bumdesa di Playen. (*)

Komentar

Komentar