“Jumlah Pantarlih sebanyak 2.328 petugas. Data pemilih pada 975 TPS akan dicocokkan oleh masing-masing 2 pantarlih. Kemudian untuk data pemilih pada 378 TPS, masing-masing akan dicocokkan oleh 1 Pantarlih,” terang Asih belum lama ini.
Dia menungkapkan, banyak TPS yang diteliti data pemilihnya oleh dua petugas Pantarlih karena jumlah pemilihnya melebihi 400 orang.
Asih menambahkan, kegiatan Coklit serentak yang dilakukan oleh Pantarlih kepada pemilih secara langsung diawali dengan Coklit kepada sejumlah pejabat publik dan tokoh mayarakat. Mulai dari bupati dan wakil bupati Gunungkidul, ketua DPRD dan lain-lain.
“Petugas menggunakan alat kerja berupa formulir untuk diisi, tanda bukti coklit, stiker coklit dan aplikasi e-coklit. Dicocokkan dengan data KTP-el/KK/Biodata Penduduk/IKD milik calon pemilih,” beber Asih.
Dalam kesempatan berbeda, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengaku telah mengikuti tahapan Coklit. Petugas Coklit telah menyambangi kediamannya dan mencocokkan data kependudukan miliknya dengan data calon pemilih milik KPU.
“Saya baru saja menerima petugas Coklit, tahapan dalam pemilu untuk pencocokan data,” kata Bupati, Senin (24/6/2024) malam.
Dia berpesan kepada seluruh masyarakat Gunungkidul untuk turut serta menyukseskan Pilkada Gunungkidul tahun 2024.
“Nanti dalam tahapan coklit ini, ada petugas yang akan mendatangi rumah-rumah masyarakat. Dimohon untuk memberikan data yang sejujurnya agar penyelenggaraan Pemilu berjalan baik dan sukses,” pesan Bupati. (Kandar)