GUNUNGKIDUL, (KH),– Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali bergelora di kawasan Jeruksari. Forum Silaturahim Keputrian (FSK) Masjid/Mushola Jeruksari dan sekitarnya sukses menyelenggarakan agenda tahunan Tabligh Akbar dan Bakti Amal #14, Minggu (8/3/2026).
Bertempat di kompleks Stadion Jeruksari, acara ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan bukti nyata kekuatan gerak perempuan dalam membangun pilar sosial dan spiritual masyarakat.
Ketua FSK Masjid/Mushola Jeruksari, Adriana Agung, menyampaikan bahwa konsistensi FSK hingga mencapai tahun ke-14 adalah buah dari kerja keras dan kepercayaan jamaah. Fokus utama kegiatan ini adalah mempererat tali ukhuwah islamiyah serta menggali potensi kepedulian antarwarga.
“Kami berharap kerja sama dan gotong royong ini terus dipupuk. Pengurus bisa bertahan istiqomah sampai hari ini karena masyarakat dan jamaah binaan memang membutuhkan wadah untuk berkembang melalui berbagai program produktif,” ujar Adriana.
Bakti Amal: Dari Sembako Gratis hingga Tebus Murah
Salah satu momen yang paling dinanti adalah pembagian bantuan sosial berupa 590 paket sembako. Menariknya, penyaluran bantuan ini dibagi menjadi dua skema yang sangat menyentuh sisi kemanusiaan dan kemandirian:
Paket Gratis: Diberikan khusus bagi kelompok difabel, lansia tidak mampu, serta anak yatim/piatu.
Paket Tebus Murah: Paket senilai Rp135.000 dapat ditebus oleh jamaah yang masih produktif hanya dengan infak sebesar Rp35.000.
Hasil infak tersebut nantinya akan dikelola kembali menjadi program-program yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi jamaah.
“Selama ini kami juga punya kegiatan rutin “siraman rohani muter masjid”, FSK Jeruksari terus membuktikan bahwa dengan satu tujuan yang sama dan saling mengingatkan dalam kebaikan, manfaat besar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” terangnya.
Sekolah Lansia: Mewujudkan Hidup Sehat dan Khusnul Khotimah
Tak hanya bantuan pangan, FSK juga memberikan perhatian besar pada kualitas hidup para lansia melalui launching Sekolah Lansia. Di bawah arahan drg. Prasasti Bintarum sebagai direktur tutor, sekolah ini menerapkan kurikulum komprehensif yang mencakup: Ekonomi kreatif dan usaha pertanian, Pelestarian seni budaya, Olahraga rutin bersama serta Pendampingan spiritual.
“Tujuan utamanya adalah agar para lansia bisa hidup sehat, bugar, dan mandiri, serta mempersiapkan diri mengakhiri perjalanan hidup dengan khusnul khotimah,” jelas drg. Prasasti. Sekolah lansia ini dijalankan secara bergilir dari masjid ke masjid di wilayah Jeruksari.
Aksi nyata FSK ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten. Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Supriyanto, yang turut hadir menegaskan bahwa peran perempuan dalam pembangunan tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Perempuan mampu berperan aktif dengan aksi yang produktif. Kehadiran FSK membuktikan bahwa perempuan tidak hanya bergerak di aspek religius semata, tapi juga ikut membangun fondasi sosial dan spiritual masyarakat,” tegasnya.
Momen agenda tiap Ramadan ini dimanfaatkan FSK untuk mengumpulkan jamaah binaan dari berbagai daerah seperti Girisekar, Panggang, hingga Girisubo. Selain tabligh akbar yang menyejukkan hati, suasana semakin meriah dengan adanya: Bazar Pakaian Pantas Pakai: Memberikan akses pakaian layak dengan harga sangat terjangkau dan Bazar Olahan UMKM Lokal: Menggerakkan roda ekonomi warga sekitar.





