Longsor Terjang Rumah Warga di Tepus, Kerugian Capai Rp25 Juta

Petugas kepolisian mengecek tanah longsor yang menimpa rumah warga. (dok. Polsek Tepus)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Tanah dan batu kapur longsor menimpa sebuah rumah warga di Padukuhan Bolang, Kalurahan Giripanggung, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah, dapur, kandang, dan tampungan air milik warga setempat.

Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, mengatakan kejadian longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan baru dilaporkan ke Polsek Tepus pada pukul 07.58 WIB.

Bacaan Lainnya

“Kami menerima laporan dari warga pada pagi hari, kemudian anggota piket langsung mendatangi lokasi kejadian. Di TKP ditemukan adanya longsoran tanah dan batu kapur berukuran besar yang menimpa bagian belakang rumah warga,” ujar Kompol Suryanto saat dikonfirmasi.

Rumah yang terdampak longsor diketahui milik Doni Irawan (35), seorang petani yang tinggal di Padukuhan Bolang RT 05/RW 06, Kalurahan Giripanggung. Berdasarkan keterangan korban, saat kejadian dirinya berada di sekitar rumah dan mendengar suara gemuruh disertai benturan keras.

“Korban mendengar suara gemuruh seperti benda jatuh. Setelah dicek, ternyata tanah dan batu kapur dengan ukuran sekitar 1,5 hingga 2 meter sudah longsor dan menimpa dapur, kandang, tampungan air, serta dinding rumah,” jelas Kapolsek.

Peristiwa tersebut juga disaksikan oleh dua warga setempat, yakni Suryani (55) dan Sugeng Haryanto (57), yang kemudian turut membantu melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.

Akibat longsor ini, dinding rumah korban mengalami kerusakan ringan, sementara bangunan dapur, kandang, dan tampungan air rusak tertimpa material longsoran. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta,” tambah Kompol Suryanto.

Penanganan kejadian longsor telah dilakukan secara bersama-sama oleh BPBD, Polsek Tepus, Koramil Tepus, pihak Kapanewon Tepus, serta warga setempat. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama mengingat kondisi geografis wilayah Tepus yang rawan longsor, terlebih saat curah hujan tinggi.

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar

Pos terkait