Komisi D DPRD Gunungkidul Sidak Kegiatan Rehab Gedung SD

oleh -
Sidak Ketua dan komisi D DPRD Gunungkidul di SD Kenteng 1, Ponjong, Gunungkidul. (ist)
iklan upk panggang pelantikan bupati iklan upk panggang

“Dengan fungsi pengawasan DPRD kita akan merunut mengenai laporan yang masuk ke kami. Bisa juga kami akan mengundang seluruh kepala sekolah ke DPRD untuk menyampaikan informasi detailnya. Sekwan juga akan kami minta bersurat ke Inspektorat dan Dinas,” imbuh Endah. Endah prihatin, pihak yang mengemban amanah memajukan bidang pendidikan justru bermain seperti itu.

Sementara itu, ketika ditemui di kantornya, Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid belum bisa berkomentar banyak soal Sidak yang dilakukan DPRD. Menurutnya, mengenai proses di lapangan pihaknya belum mengetahui secara detail.

Namun demikian, pihaknya telah memberikan garis dasar petunjuk teknis dan bimbingan teknis kepada Kepala Sekolah dan Komite Sekolah bahwa pelaksanaan rehabilitasi menggunakan dana DAK itu dengan swakelola. “Artinya direncanakan, dilaksanakan dan diawasi sendiri oleh Sekolah dan Komite Sekolah serta masyarakat di sekitar sekolah,” kata Bahron.

Adapun, lanjut Bahron, karena dalam fungsi perencanaan Kepala Sekolah dan Komite Sekolah tidak memiliki kompetensi, maka Dinas menyediakan fasilitator pelaksanaan rehab. Adapun data yang ia sebut, DAK fisik bidang pendidikan menyasar 276 Sekolah Dasar (SD) dengan total nilai Rp 34.309.640.450.

iklan asosiasi upk
iklan pemkab gunungkidul

“Fasilitator inilah yang memiliki fungsi perencanaan, soal gambar detail, termasuk RAB. Namun pengerjaannya tetap Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) yang ditunjuk Kepala Sekolah,” tukas Bahron.

Pihaknya akan mengecek terlebih dahulu ada tidaknya keterlibatan atau sejauhmana peranan fasilitator dan atau rekanan yang terlibat dalam pengerjaan rehab gedung yang bersumber dari DAK tersebut. (Red)

iklan lurah rongkop
Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar