Keluarga Sudah Menunggu Jenazah Roko 26 Hari

oleh -
Keluarga Roko
iklan dispar
Keluarga Roko
Keluarga Roko

KARANGMOJO, (KH) — Sudah hampir satu bulan keluarga Gunawan Edy Mulyono menantikan kepulangan jenazah anaknya, Roko Bayu Anggoro (22), Tenaga Kerja Indonesia yang meninggal di Senegal Afrika. Keluarga hanya bisa pasrah dan berharap jenazah anak pertamanya segera sampai di kampung halaman.

Ayah Roko, Gunawan Edi Mulyono mengatakan, kepulangan jenazah anaknya masih terkendala masalah biaya. Bahkan jenazah Alumnus SMK Pelayaran Tanjungsari ini harus tertunda dari waktu yang sebelumnya di sampaikan oleh BNP2TKI.

“Informasi dari BNP2TKI jenazah akan tiba di bandara Soekarno-Hatta tanggal 28 Mei menggunakan pesawat Emirat 358 ETA 22.15, tapi ternyata mundur,” kata Gunawan saat ditemui di rumahnya Gedangan II, Karangmojo, Kamis (28/5/2015).

Kabar mundurnya kepulangan jenazah Roko diterima keluarga dari Perwakilan Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ( BP3TKI) Yogyakarta. Pihak BP3TKI memberi kabar, jika pemulangan jenasah pada Kamis ( 28/5/2015) malam gagal.

“Ini sangat berat, yang saya sayangkan perusahaan tempat anak saya bekerja. Sudah meninggal sekilan lama kok masih dipermainkan,” kata Gunawan.

Sejak keluarga menerima kabar tentang meninggalnya almarhum, aktivitas yang biasa dijalankan keluarga Gunawan terhenti total. Keluarga ini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah menunggu perkembangan terbaru dari ( BP3TKI) Yogyakarta, dan Kedutaan Besar Indonesia di Sinegal.

“Semua aktvitas terhenti, ibuknya yang biasa berjualan sayur di pasar juga tidak pernah jualan. Bahkan, kedua adiknya jarang berangkat sekolah,” cerita Gunawan.

Kabar tertundanya pemulangan jenazah Roko membuat pihak keluarga kecewa, sebab pihak keluarga sudah mengadakan persiapan untuk menyambut kedatangan jenazah. Di rumah Gunawan terlihat tumpukan kursi dan meja serta lampu sudah terpasang bilamana jenazah tiba di kampung halaman.

“Tetangga juga sudah membantu menyiapkan liang kubur. Kabar tertundanya pemulangan membuat kami seakan tidak lagi mempunyai kekuatan,” ucap Gunawan.

Gunawan berharap jenazah anaknya dapat segera sampai di Indonesia. Informasi terakhir yang diterima pihak keluarga, jenasah Roko direncanakan akan tiba di Tanah Air pada Sabtu(30/5/2015) melalui pesawat dan penerbangan yang sama.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Dinsosnakertrans) Gunungkidul, Dwi Warna Widi Nugraha mengaku, Pemerintah Indonesia sedang berusaha memulangkan jenazah Roko. Pihaknya meminta keluarga untuk tetap bersabar.

“Pemulangan jenazah masih terus diupayakan, kami harap keluarga tetap sabar dan tabah,” katanya. (Juju)

Komentar

Komentar