Jemaah Ngunut dan Kernen Playen Berkorban 12 Ekor Lembu

oleh -
ucapan natal smkn 3 wonosari

PLAYEN,(KH).– Shalat Idul Adha di Kecamatan Playen Ahad (5/10) dilaksanakan di komplek Balai Desa Ngunut dan di komplek Masjid Ngunut Lor. Pelaksanaan shalat di Komplek Balai Desa Ngunut dipimpin dengan imam dan khotib H Zuhdan Aris MA.
Dalam khotbahnya, Zuhdan mengatakan, shalat Idul Adha merupakan contoh keagungan pribadi Nabi Ibrahim AS, yang telah melaksanakan perintah Allah untuk menyembelih putranya Ismail. Karena keiklasan Nabi Ibrahim, Allah mengubah Ismail digantikan ternak korban (domba).
Dalam kotbah tersebut, yang dapat diambil dari pelajaran ini sedikitnya ada 4. Pertama, umat harus meninggalkan perbuatan haram menuju perbuatan yang halal. Kedua,melaksanakan ibadah haji dengan harakah atau obah, ketiga menjadikan masjid sebagai pusatnya ibadah yang baik. Keempat, menjadikan diri menjadi panutan untuk generasi selanjutnya.
Sedangkan shalat Idul Adha di Masjid Ngunut Lor bertindak sebagai imam dan khatib Mutohar.
Dalam shalat Idul Adha tersebut jumlah infak terkumpul Rp 1.865.000,- Menurut H  Hardi, jumlah ternak korban ada 12 ekor lembu. Secara rinci, 8 mushola yang ada di Ngunut masing-masing menyembelih 1 ekor, sedangkan Masjid Kernen 2 ekor, dan Masjid Ngunut Lor 2 ekor. (Sarwo/Jjw).

Komentar

Komentar