Jelang Pelaksanaan Program, IGI Gunungkidul Audiensi Dengan Disdikpora

oleh -
Rombongan pengurus IGI Gunungkidul setelah audiensi dengan Kadisdikpora Gunungkidul, Sudodo MM. KH
iklan dispar
Rombongan pengurus IGI Gunungkidul setelah audiensi dengan Kadisdikpora Gunungkidul, Sudodo MM. KH
Rombongan pengurus IGI Gunungkidul setelah audiensi dengan Kadisdikpora Gunungkidul, Sudodo MM. KH

WONOSARI, (KH)— Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Gunungkidul, Kamis, (16/6/2016) beraudiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Sudodo MM menjelang akan dilaksanakannya beberapa program.

Dalam pertemuan tersebut selain memperkenalkan diri, IGI sekaligus menyampaikan rencana direalisasikannya beberapa agenda. Ketua IGI Gunungkidul, Eko Pramono MPd seusai audiensi mengatakan, Sebagai organisasi yang memiliki konsentrasi terhadap peningkatan kompetensi guru, IGI akan mendorong guru untuk berinovasi.

“Programnya bernama SAGUSANOV, atau bisa diartikan Satu Guru Satu Inovasi. Dalam berinovasi guru nanti akan membuat media pembelajaran berisi materi, ulangan-ulangan, serta latihan soal kemudian melalui aplikasi android di aploud di Playstore,” kata Eko menjelaskan.

Dengan begitu, lanjut dia, anak-anak dapat memanfaatkan smartphonenya untuk belajar, sehingga gadget tak hanya dipandang sebagai kebutuhan interaksi online/ media sosial dan game saja.

Topari ST, sekretaris IGI Gunungkidul menambahkan, hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya peningkatan kompetensi guru yang merujuk pada kewajiban dan aturan Guru, diantaranya Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan (PKB) yang meliputi 3 wilayah besar.

Dua diantaranya, terang dia, yaitu pengembangan diri dan publikasi ilmiah/ karya ilmiah. Maka, SAGUSANOV muncul sebagai implementasi dari bidang karya ilmiah. “Alasan menggunakan aplikasi berbasis android,  karena mengikuti perkembangan IT, dapat dikatakan saat ini memang zamannya  android,” Papar Topari.

Aplikasi bernama JISIGI, ungkap dia, dapat di unduh oleh siswa sebagai sarana untuk mempermudah aktivitas belajar. Konten dan isinya telah disiapkan para guru, dengan kata lain, sebut dia, Smartphone sama dengan belajar.

Dalam kegiatan yang pertama kalinya di Gunungkidul ini akan diikuti 15 guru anggota IGI, maka disebut Training Of Trainer (TOT), kedepan, mereka yang akan menjadi pemateri dan pendamping guru secara lebih luas mengenai aplikasi JISIGI.

Sementara itu, Kadisdikpora menyambut baik dan sangat mendukung apa yang direncanakan oleh IGI, menurutnya hal tersebut sebagai salah satu upaya menjawab tantangan guru. “Tentu saja mendukung, inovasi ini merupakan langkah untuk membekali dan mengantarkan anak-anak memiliki pengetahuan,” Kata Sudodo. (Kandar)

Komentar

Komentar