Hasil Penilaian Geopark akan Diumumkan September

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.– Tim Penilai dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) telah selesai melakukan penilaian beberapa kawasan yang diusulkan masuk dalam Geopark Network. Penilaian yang meliputi kawasan dalam lingkup Kabupaten Pacitan, Wonogiri dan Gunungkidul.

Tim yang dipimpin oleh Kristin Rangnes hari ini Selasa (8/7/201) melanjutkan tugasnya untuk memaparkan hasil penilaian atau audensi dengan Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Sekretaris Daerah Gunungkidul Budi Martono mengatakan, dalam audensi yang diterima langsung oleh Gubernur DIY yang dilaksanakan di Gedung Wilis tersebut, assesor memberikan beberapa rekomendasi untuk Kawasan Geopark Gunungsewu.

Assesor meminta memperkuat kerjasama antar kabupaten di Kawasan Gunungsewu. Memperbanyak explanation board tentang Geopark Gunungsewu dan segera menyusun master plan.

“Assesor juga meminta geoprak sebagai pusat pendidikan kebumian, keragaman budaya dan konservasi. Masuk tidaknya Gunungsewu akan disampaikan di Kanada 19 September 2014 mendatang,” papar Budi.

Dalam audensi tersebut hadir Kepala Badan Geologi Nasional Dr. Surono, Bupati Gunungkidul, Bupati Pacitan, Bupati Wonogiri, Dr. Bambang Pratisto pakar geologi dari UPN serta para geologist dan arkeolog.

Untuk diketahui, di wilayah Gunungkidul ada empat kawasan Gunungsewu yang telah dinilai oleh UNESCO, yakni: kawasan Goa Pindul Bejiharjo, Pantai Siung Purwodadi Tepus, Gunung Api Purba Nglanggeran, dan Desa Wisata Bobung. Tim dari Unesco telah menyelesaikan penilaiannya kemarin dengan mengunjungi empat kawasan tersebut. (Juju/Hfs, Foto: Budi Martono)

Komentar

Komentar