Dari Uang Jimpitan Warga Sumbermulyo Bangun Gardu Ronda

oleh -
iklan dispar

WONOSARI,(KH).— Dalam rangka meningkatkan keamanan lingkungan, warga RT 02/03 Sumbermulyo Kepek Wonosari membangung gardu ronda. Pembangunan gardu yang menelan biaya sekitar 12 juta rupiah menggunakan dana swadaya masyarakat dan uang hasil jimpitan ronda.
Pengerjaan gardu ronda ini telah dimulai sejak 1 bulan lalu dengan melibatkan seluruh warga, baik anak-anak, pemuda ataupun dewasa. Ada pembagian tugas di saat kaum pria bekerja, sementara yang perempuan membantu menyiapkan minuman dan makanan ala kadarnya.
Waktu pengerjaannya tidak tentu, menyesuaikan waktu longgarnya warga. Terkadang pagi, sore, bahkan malam hari. Kepala Desa Kepek Wonosari, Bambang Setiawan BS seusai meresmikan gardu pada Jumat (24/10/2014) malam menyatakan, keberadaan gardu ini nantinya akan menjadi tempat berkumpul para peronda setelah keliling mengambil jimpitan (uang ronda).
“Jika jaman kolonial dulu gardu adalah tempat memantau keamanan dari serangan musuh, gardu saat ini sebagai tempat memantau keamanan lingkungan, selain juga dijadikan tempat berkegiatan masyarakat,” papar Bambang.
Pembangunan gardu ronda secara gotong royong, menurut Bambang, selain untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan rasa senasib sepenanggungan, juga menumbuhkan rasa kepedulian warga dalam turut bertanggungjawab terhadap pembangunan dan pemeliharaan hasil-hasil pembangunan di wilayahnya dalam lingkup terkecil.
“Setiap malam warga masyarakat keliling, ambil uang ronda dari rumah ke rumah. Dari nilai rupiah kecil yang dikumpulkan, terciptalah sebuah infrastuktur yang memberikan manfaat lebih besar. Ini harus kita jaga di masyarakat,” jelasnya.
Peresmian gardu ronda (cakruk) yang berada di Jl Kyai Legi, Komplek Patung Sapi Sumbermulyo Kepek berlangsung meriah. Panitia memberikan hiburan organ tunggal untuk menarik simpati masyarakat. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Kepala Desa Kepek.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar