Bupati Canangkan Gerakan Cegah DBD

oleh -
Bupati canangkan gerakan pencegahan DBD di padukuhan Budegan 1, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari. KH/ Edo
iklan dispar
Bupati canangkan gerakan pencegahan DBD di padukuhan Budegan 1, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari. KH/ Edo
Bupati canangkan gerakan pencegahan DBD di padukuhan Budegan 1, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari. KH/ Edo

WONOSARI, (KH)— Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mencanangkan Gerakan satu rumah satu jumantik di Padukuhan Budegan 1, Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari. Agenda tersebut baru yang pertama kali diselenggarakan, tujuannya supaya dapat memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul menyampaikan, ini merupakan suatu inovasi yang digagas oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama masyarakat untuk bisa mengatasi masalah DBD di Gunungkidul.

“Mudah – mudahan dengan terselenggarannya Gerakan satu rumah satu Jumantik ini bisa mengurangi kasus DBD di Gunungkidul,” Jelasnya saat ditemui KH seusai acara, Rabu (1/6/2016) Pagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Agus Prihastoro mengatakan, pada tahun 2013 jumlah kasus DBD mencapai 353 kasus, dan yang meninggal ada 1 orang, tahun 2014 ada 379 kasus dengan korban 2 orang meninggal dunia, serta tahun 2015 ada 486 kasus korbaan meningkat menjadi 4 orang meninggal dunia. Diharapkan, pada tahun 2016 ini jangan sampai ada kasus DBD yang meninggal lebih dari 4 orang.

“Saya berharap tahun 2016 jangan sampai ada 4 orang yang meninggal, akan tetapi sejauh ini sudah ada 543 kasus DBD dengan korban 2 meninggal dunia,” Jelasnya.

Diharapkan gerakan satu rumah satu Jumantik ini berhasil berjalan dengan baik dan efektif sehingga akan menjadi percontohan bagi desa – desa lainnya. (Edo)

Komentar

Komentar