Belum Ditempati, Rusunawa Kembali Di Rehab

oleh -
Rusunawa di Jl. Baron, Karangrejek, Wonosari. KH
iklan dispar
Rusunawa di Jl. Baron, Karangrejek, Wonosari. KH

WONOSARI, (KH),– Sebanyak 25 calon pendaftar Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Desa Karangrejek, Wonosari harus tertunda lagi untuk menempati. Pasalnya, sarana dan prasarana air dan listrik harus kembali diperbaiki.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rusunawa Karangrejek, Nurgiyanto kepada sejumlah media mengatakan, rusunawa belum bisa ditempati karena fasilitas listrik dan air belum bisa dimanfaatkan.

“Renovasi tersebut langsung dilakukan oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Jadi kapan selesainya kami tidak tahu,” kata Nurgianto, Rabu (13 September 2017).

Pihaknya mengatakan, Rusunawa Wonosari memiliki 196 kamar. Pada saat pendaftaran terdapat 109 warga yang mendaftarkan untuk menempati. Namun dari jumlah pendaftar hingga kini baru 25 orang warga yang mengembalikan formulir.

“Ada penurunan tarif yang ditetapkan, khusus untuk difabel di lantai satu sebesar Rp. 75.000, sedangkan untuk penghuni umum di lantai dua Rp. 175.000, lantai tiga Rp. 150.000, lantai empat dan lantai lima sama Rp. 125.000,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Eddy Praptono mengungkapkan perubahan tarif dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar bersedia memanfaatkan bangunan rusunawa.

Dengan alasan tersebut Eddy mengaku, subsidi memang layak diberikan seperti di Kabupaten lain. Pihaknya berharap, adanya subsidi bisa meringankan masyarakat yang berminat menyewa.

“Subsidi memang layak diberikan makanya kita lakukan pembahasan dengan legislatif. Harapnya masyarakat yang memakai rusunawa bisa terus bertambah dan tidak hanya 3 tahun langsung putus,” urainya. (Wibowo)

Komentar

Komentar