Anak-anak Aman Bermain dan Mandi di Pantai Nguyahan

oleh -
iklan dispar

SAPTOSARI Kabarhandayani–Lebaran ke-4  pantai Nguyahan sebelah barat Pantai Ngobaran, nampak ramai dikunjungi wisatawan domestik dari berbagai daerah DIY dan Jawa Tengah. Mobil terpaksa diparkir di luar  area parkir. Lahan rumah penduduk dimanfaatkan untuk menampung banyaknya kendaraan pengunjung.
Penduduk setempat yang menjadi juru parkir dadakan meraup rupiah. Parkir di hari biasa Rp 5 ribu, untuk Lebaran Rp 8 ribu, tetapi pemilik mobil membayar Rp 10 ribu karena tak ada uang kembalian. Tidak kurang dari 100 mobil terparkir di  Pantai Ngobaran dan Nguyahan.
Pengunjung di Pantai ini silih berganti, pindah dari Pantai Ngrenehan ke Ngobaran, lalu ke Nguyahan,  atau pindah ke Pantai yang lain.
Keistimewaan Pantai Nguyahan, memiliki bibir pantai yang lebar berpasir putih. Ombak tidak terlalu besar, ada cekungan yang  berisi air bersih yang bisa dimanfaatkan anak-anak untuk mandi bersukaria dengan teman-temannya.  Pengunjung yang ingin Mancing juga leluasa untuk melempar pancingnya ke tengah laut.
Bagi pengunjung yang lapar, ada warung yang menyediakan menu nasi putih plus ikan bakar/goreng, sambal bawang,  masakan udang,  minuman teh panas, es teh, es jeruk, dan kelapa muda.
Menurut Ari (25) penjual kelapa muda, selama Lebaran jumlah pengunjung cukup banyak. Sehari 150 kelapa muda habis terjual dengan harga Rp 8 ribu.
Makan nasi putih, ikan bakar, udang, kopi, kelapa muda dan makanan kecil untuk 11 orang hanya menghabiskan Rp 300 ribu. Ikan Bakarnya 3 kg dan udang setengah kilo.
Pengunjung yang gemar bermain layang-layang dapat membeli  layang-layang  yang dijual penduduk setempat.(Sarwo/Tty)

Komentar

Komentar