GUNUNGKIDUL, (KH),– Pantai Sadeng, yang terletak di Kalurahan Songbanyu, Girisubo, Gunungkidul, dikenal sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus penyuplai utama hasil laut. Sepanjang tahun 2023, pantai ini mencatatkan produksi perikanan tangkap sebesar 3.123 ton, meningkat menjadi 3.181 ton pada tahun 2024. Data tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Hery Sulistio Hermawan, dalam sambutannya pada acara tradisi Petik Laut.
Menurutnya, peran Pantai Sadeng sebagai tulang punggung kebutuhan produk perikanan masyarakat DIY menjadikan pengelolaan kawasan ini sangat penting, tidak hanya dari sisi ekonomi dan kesejahteraan nelayan, tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan laut.
Seiring dengan tingginya produksi hasil laut, masyarakat Pantai Sadeng pun senantiasa menjaga nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Salah satunya adalah Petik Laut, atau dikenal juga dengan Sedekah Laut. Tradisi ini merupakan ebuah ritual tahunan yang menjadi simbol rasa syukur atas rezeki dari laut.
Ritual Petik Laut tahun ini berlangsung selama tujuh hari. Dimulai sejak 2 Juli lalu dengan berbagai kegiatan seperti lomba voli dan pentas seni campursari pada tanggal 7 Juli. Puncaknya jatuh pada Rabu (09/07/2025), dengan agenda utama melarung sesaji ke tengah laut menggunakan kapal nelayan.
Ketua panitia, Parmin, menyebutkan bahwa kegiatan ini sepenuhnya diinisiasi secara swadaya oleh warga, khususnya para nelayan. Dukungan dana pun datang dari berbagai donatur, dengan total mencapai Rp210 juta. Sesaji yang dilarung berisi hasil bumi warga dalam bentuk gunungan, simbol kesejahteraan dan harapan akan hasil laut yang melimpah.
“Ritual ini wujud syukur kami atas rezeki yang sudah diberikan oleh laut,” jelas Parmin.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Warga berbondong-bondong datang menyaksikan prosesi larung sesaji yang menjadi ritual inti. Tak hanya warga, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih juga turut hadir mengikuti jalannya upacara dari awal hingga selesai, bahkan ikut dalam prosesi larung sesaji di lautan.
“Saya senang dengan penyelenggaraan acara ini. Semoga Petik Laut dapat mempererat tali silaturahmi dan gotong royong warga masyarakat di Pantai Sadeng,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menjaga kawasan pantai agar tetap bersih, asri, dan sehat. Ia berharap sinergi antara Pemkab Gunungkidul dan Pemda DIY dapat terus ditingkatkan guna mendorong produktivitas nelayan dan meningkatkan kualitas fasilitas pendukung.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY menekankan bahwa Petik Laut mengandung filosofi mendalam: menjaga keseimbangan alam, melestarikan budaya, dan memperkuat solidaritas antar warga.
“Petik Laut mencerminkan kedekatan masyarakat pesisir dengan laut sebagai sumber kehidupan, dan menjadi dasar penting dalam menjaga keberlanjutan hidup para nelayan,” tegasnya.





