Waspada, Jalur Imogiri-Panggang Tanpa Rambu dan Lampu

oleh -
kadhung tresno
PANGGANG, kabarhandayani — Para pengendara harus berhati-hati dan waspada ketika melalui jalur Imogiri-Panggang untuk masuk ke Kabupaten Gunungkidul. Meskipun jalur ini tidak seramai jalur Jogja-Wonosari, tak jarang terjadi kecelakaan di jalur tersebut.
Disampaikan Gunawan, selaku camat Panggang, beberapa hal penting perlu diperhatikan oleh para pengendara. Selain jalan yang naik turun, juga terdapat tikungan tajam di jalur tersebut. Tidak ada rambu-rambu penanda sebagai warning atau peringatan untuk pengguna jalan.
“Ada beberapa ruas jalan yang harus diwaspadai, terutama bagi mereka yang tidak hafal medan, seperti di tanjakan Watu Telon, tanjakan Watu Kepek, serta pertigaan Watu Pecah. Kedua tanjakan tersebut sangat curam dan agak panjang,” ujarnya, Kamis, 24/7/2014.
Gunawan menyampaikan bahwa tiga hari yang lalu terjadi kecelakaan di ruas jalan ini. Tidak adanya rambu-rambu dan penerangan jalan menjadi penyebab sering terjadinya kecelakaan. Apalagi di malam hari, lanjutnya, harus lebih ekstra hati-hati karena selain gelap gulita, kanan kiri jalan merupakan area hutan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Pihak Muspika telah melayangkan surat permohonan dan mengkomunikasikan ke pihak terkait, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dishubkominfo,  DLLAJ serta BAPEDA sekitar akhir tahun lalu, mengenai rambu-rambu dan penerangan jalan. Dalam surat tersebut juga disampaikan akan kebutuhan perbaikan dan pelebaran akses jalan menuju Pantai Gesing.
Gunawan menambahkan, belum adanya tindak lanjut karena masih ada wilayah lain di Gunungkidul yang lebih mendesak untuk diperhatikan dan ditangani. “Pembahasan Musrenbang oleh BAPEDA untuk jalur wisata Pantai Gesing kemungkinan baru masuk di Tahun Anggaran 2015,” tambahnya.
Saat ini jalur dari Imogiri menuju terminal Panggang belum begitu ramai. Ia memprediksi pada H-2 lebaran nanti akan mulai padat. Pembuatan rambu yang sifatnya sementara tidak mungkin dilakukan karena waktunya mepet.
“Mudah-mudahan pihak yang berkompeten, polsek atau Sat Pol PP, melakukan pemantauan di jalur tersebut sebagai langkah antisipasi,” harapnya. (Kandar/Tty)

Komentar

Komentar