UGK Bangun Kampus Baru Berlantai Dua

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, (KH),– Universitas Gunung Kidul (UGK) segera memiliki gedung kampus baru. Peletakan batu pertama pembangunan kampus yang berada di Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul itu dilaksanakan, Kamis (1/10/2020).

Rektor UGK, Saryana, S.IP, M.Si., mengatakan, kampus akan dibangun di lahan seluas 4.000 meter persegi. Tahap pembangunan pertama gedung dua lantai akan menelan biaya senilai Rp 1,4 Miliar.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan berbagai pihak atas dukungan dan supportnya baik fasilitas dan berbagai sumber daya selama ini,” kata dia.

Semoga saatnya nanti, harap Saryana, UGK dapat mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta ikut menekan angka kemiskinan Gunungkidul melalui penyediaan lembaga pendidikan.

Ditambahkan, gedung baru dapat terwujud atas upaya segenap civitas dan pengurus Yayasan Pendidikan Gunungkidul yang menaungi UGK. Selama ini UGK memanfaatkan gedung eks Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi di Jl. KH Agus Salim, Wonosari, Gunungkidul.

Ketua Yayasan Pendidikan Gunungkidul, Ir Eddy Praptono M.Si., menyebutkan, peletakan batu pertama menjadi salah satu rangkaian Dies Natalis UGK ke 19 yang akan digelar 1-2 Oktober 2020.

“UGK dicetuskan alm Prof Dr Koesnadi Hardjosoemantri dan alm Wasito Dono Saroyo suami dari Ibu Badingah bersama bersama Bupati Gunungkidul waktu itu, Bapak Yoetikno,” kata Eddy Praptono sedikit menyinggung riwayat berdirinya UGK.

Adapun pelaksanaan peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos., Wakil Ketua DPRD, Heri Nugroho, rektor, ketua yayasan dan disaksikan civitas akademik serta tamu undangan.

Lanjut Eddy, Dalam rangka Dies Natalis ke-19 kali ini UGK mencanangkan semboyan “Natas, Nitis, Netes, Nutus”.

Menurutnya, semboyan tersebut memberikan makna bahwa keberadaan UGK, selalu diniatkan dan didasari atas kebesaran Tuhan, dengan demikian apapun yang akan dilakukan oleh Universitas Gunung Kidul selalu berkhidmad kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai univesitas yang berada di wilayah Gunungkidul, UGK memiliki visi “Menjadi Tujuan Pendidikan Masyarakat Kawasan Karts Yang Berwawasan Pembangunan Pedesaan Tahun 2021”.

Desain gedung kampus baru UGK.

“Visi tersebut menjadi penting sebagai bentuk tanggung jawab UGK yang sebagian wilayahnya berada di pegunungan dengan bebatuan karst. Pada bagian lain sebagai lembaga pendidikan, UGK mengemban tugas pengabdian dan penelitian untuk masyarakat,” papar dia.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah mengapresiasi jajaran UGK atas komitmen dan dedikasinya untuk berkontribusi nyata membangun Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya generasi muda Gunungkidul melalui layanan pendidikan.

Pembangunan gedung, kata Badingah tak lepas dari upaya UGK untuk mewujudkan lulusan SDM berkualitas dan punya jati diri.

“Gedung yang lebih representatif dan nyaman merupakan dambaan semua pihak. Pembelajaran terlaksana lebih nyaman sehingga meningkatkan semangat belajar lantas menghasilkan lulusan yang berkualitas,” harap Badingah.

Kehadiran gedung baru diharapkan pula dapat meningkatkan minat orang tua untuk mendorong anaknya mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.

“Kami harap UGK memiliki program studi khususnya yang berprioritas pada kompetensi pemberdayaan potensi lokal,” pinta Badingah. (Kandar)

Komentar

Komentar