Stop BABS Salah Satu Upaya Menuju Saptosari Sehat

oleh -
Deklarasi stop BABS lintas instansi di Saptosari bersama masyarakat. dok. Saptosari
iklan dispar
Deklarasi stop BABS lintas instansi di Saptosari bersama masyarakat. dok. Saptosari
Deklarasi stop BABS lintas instansi di Saptosari bersama masyarakat. dok. Saptosari

SAPTOSARI, (KH)— Masyarakat di Kecamatan Saptosari semakin berbenah, tak hanya upaya peningkatan dalam bidang kesejahteraan ekonomi saja, terkait dengan peningkatan kesehatan juga menjadi perhatian serius wilayah dengan 7 desa ini.

Disampaikan, Kasi Kesejahteraan Sosial Kantor Kecamatan Saptosari, Suko Basuki, deklarasi stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) telah dilangsungkan. Bersama Muspika, Camat, Polsek, dan Puskesmas serta perwakilan tokoh masyarakat desa juga dusun sepakat menyatakan menghilangkan perilaku BABS.

“Bersama tokoh dan 70-an masyarakat di Saptosari kami berniat memperbaiki dan meningkatkan perilaku sehat dengan mengadakan deklarasi stop BABS. Ini kami lakukan meski belum secara keseluruhan warga memiliki jamban memadai,” katanya, Selasa, (10/8/2016).

Kisaran dari jumlah keseluruhan warga yang telah bebas dari BABS mencapai angka 85 persen. Saat ini program jambanisasi terus digenjot guna benar-benar seluruh masyarakat terbebas dari perilaku tidak sehat ini.

Wilayah dengan jumlah penduduk 35.458 warga ini baik secara swadaya atau memanfaatkan bantuan dari dana desa dan kecamatan terus mengurangi jumlah warga pelaku BABS yang masih berkisar sekitar 15 persen.

“Tahun kemarin melalui dana kecamatan ada progam jambanisasi mencapai 50-an lebih. Meski belum merata kita terus pacu agar tuntas,” ungkap Suko.

Dengan terlaksananya deklarasi stop BABS yang telah berlangsung pada Senin kemarin ia berharap masyarakat lebih termotivasi untuk mengupayakan dan mendukung program kantor kecamatan dan pemerintah desa mengenai hal ini. (Kandar).

Komentar

Komentar