GUNUNGKIDUL, (KH), — Korban laka laut asal Trenggalek, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi mengapung di perairan Pantai Baron, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, pada Rabu pagi (03/09/2025). Setelah berhasil dievakuasi dari tengah laut, jenazah langsung dibawa ke RSUD Wonosari untuk proses identifikasi.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyanta, menjelaskan bahwa penemuan mayat tersebut bermula saat sejumlah nelayan Pantai Baron melaut seperti biasa. Saat berada di radius sekitar 2 mil laut dari bibir pantai, mereka melihat sesosok tubuh yang mengapung.
“Setelah didekati dan dicek, ternyata benar, itu adalah sesosok mayat laki-laki,” ungkap AKP Agus saat dikonfirmasi.
Para nelayan kemudian segera melaporkan penemuan tersebut kepada Tim SAR Wilayah II Pantai Baron, yang langsung bergerak melakukan proses evakuasi bersama.
Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Wonosari untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan Kapolsek, kondisi jenazah masih utuh, meskipun tubuhnya sudah mengembang akibat terlalu lama di laut.
“Pakaian yang dikenakan masih lengkap, yaitu celana panjang hitam dan baju berwarna hijau. Jenazah berjenis kelamin laki-laki dan masih mudah diidentifikasi,” jelasnya.
Tim SAR dan Polsek Tanjungsari kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Gunungkidul untuk melakukan proses identifikasi. Hasilnya, diketahui bahwa korban bernama Nur Juwadi (46), warga Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur.
‘Sidik jari sudah rusak. Identitas identik karena dalam pemeriksaan ada gigi pasangan dan juga dari pakaian yang digunakan merupakan kaos paguyuban nelayan di ternggalek,” terang AKP Agus.
Menurut keterangan lebih lanjut, Nur Juwadi diketahui menjadi korban kecelakaan laut sejak 27 Agustus 2025. Saat itu, ia tengah melakukan aktivitas rutin memeriksa jebakan udang di perairan Loah Barat Tales, kawasan Pantai Ngampiran, menggunakan kapal jukung.
Namun, beberapa waktu kemudian, kapal milik korban ditemukan terdampar di Pantai Ngdipuro, sementara korban tidak ditemukan di sekitar lokasi tersebut. Upaya pencarian langsung dilakukan oleh tim SAR Trenggalek, namun korban tidak juga ditemukan.
Setelah proses pencarian selama tujuh hari, korban akhirnya ditemukan mengapung di Pantai Baron, Gunungkidul.
AKP Agus menambahkan bahwa setelah identitas korban dipastikan, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan kepolisian dan SAR Trenggalek, serta keluarga korban di Munjungan.
“Proses koordinasi sudah kami lakukan dengan semua pihak terkait, termasuk keluarga korban,” pungkasnya.





