Berikut Hasil Resmi Rekapitulasi Suara Pilkada Gunungkidul

oleh -
Pleno rekapitulasi suara Pilkada Gunungkidul. (KH/Edi Padmo)
iklan upk panggang pelantikan bupati iklan upk panggang

WONOSARI, (KH),– Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul 2020 dilaksanakan hari ini, Selasa (15/12/2020).

Bertempat di kantor KPU Gunungkidul, rekapitulasi penghitungan suara berjalan lancar. Rekapitulasi kali ini menggunakan sistem yang mirip dengan rekapitulasi di tingkat PPS/PPK

Andang Nugroho, Ketua Divisi Teknis KPU Gunungkidul, menyatakan, ada sedikit kendala teknis yang ditemui.

“Meskipun mirip dengan rekapitulasi di tingkat PPS dan PPK namun masih ada sedikit kendala teknis. Meskipun sudah menggunakan aplikasi Sirekap, namun aplikasi ini belum 100% maksimal digunakan,” ujarnya kepada awak media.

iklan asosiasi upk
iklan pemkab gunungkidul

Menurutnya penggunaan aplikasi Sirekap ini sebenarnya sudah terlaksana cuma karena server-nya masih menggunakan yang lama sehingga jangka waktu koneksinya juga agak lama.

Di sistem aplikasi milik KPU, sebenarnya semua PPS sudah setor 100%. Karena servernya yang lama, meski KPPS telah mengunggah atau mengirimkan hasilnya namun susah terupdate. Tapi dimungkinkan notifikasi di HP KPPS sudah terkirim.

“Dii servernya ini belum terkirim. Sehingga ada yang kosong dan dibaca keliru,” terang Andang.

” Di web KPU sebenarnya sudah terinput 1899 dari 1.900 TPS. Sehingga tinggal 1 TPS yang belum masuk. Sehingga naik turun perolehan suaranya nanti hanya kecil. Adanya kendala tersebut tidak mempengaruhi perolehan suara dari para calon kontestan Pilkada,” imbuhnya.

Andang menegaskan bahwa perhitungan ini akhirnya tetap akan dicocokkan dengan yang manual. Disinggung tentang proses PILKADA secara umum, Andang menyatakan bahwa Pilkada 2020 di Gunungkidul kali ini berjalan lancar.

“Ada beberapa pelanggaran yang terjadi, tapi tidak bersifat mendasar, kebanyakan pelanggaran dalam hal Protokol Kesehatan,” ujarnya

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani menambahkan, proses pemungutan suara di Gunungkidul berlangsung lancar dan aman.

“Proses rekapitulasi dari tingkat TPS sampai KPU Gunungkidul berjalan lancar, sedikit pelanggaran di protokol kesehatan pencegahan Covid 19 semoga tidak menimbulkan klaster baru,” harapnya.

Hani menambahkan, semua unsur kerja KPU sudah maksimal dalam melaksanakan protokol kesehatan yang harus diterapkan.

Dalam hal partisipasi pemilih, menurut Hani, angkanya mencapai di atas 80%. Walau menurun 2% dari Pileg, Pilpres 2019 lalu, namun angka partisipasi Pilkada kali ini naik 15 % dibanding Pilkada 2015 lalu.

“Jika rekapitulasi tingkat Kabupaten ini selesai maka akan dilanjutkan ke tahapan selanjutnya,” kata Hani. Secara umum Hani menilai pelaksanaan Pilkada Gunungkidul cukup baik hingga mendapat apreasi di tingkat Nasional.

“Kami sudah maksimal dalam melaksanakan perhelatan PILKADA ini, walau begitu, jika ada pihak yang tidak puas maka bisa menempuh jalur dan mekanisme yang ada,” tukas Hani.

Berdasar pleno rekapitulasi, berikut perolehan suara masing-masing paslon: No urut 1 memperoleh 144.012 suara, no urut 2 memperoleh 53.576 suara, no urut 3 mendapat 116.881 suara, dan paslon no 4 memperoleh 155.878. [Edi Padmo]

iklan lurah rongkop
Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar