TAPANULI TENGAH — Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gunungkidul saat melakukan kunjungan kerja kemanusiaan pada Jumat (6/2/2026).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, bersama jajaran Forkopimda dan perangkat daerah terkait. Turut mendampingi antara lain Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta kepala perangkat daerah dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan BPBD Kabupaten Gunungkidul.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul menyerahkan bantuan secara simbolis melalui program “Gunungkidul Peduli” yang dihimpun oleh BPBD Kabupaten Gunungkidul. Total bantuan yang disalurkan mencapai ratusan juta rupiah, terdiri atas bantuan uang tunai sebesar Rp773.368.937 yang telah diserahkan pada akhir Desember 2025, serta bantuan logistik berupa barang senilai Rp50.000.000.
Bupati Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil gotong royong masyarakat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sebagai wujud empati kepada sesama anak bangsa yang sedang tertimpa musibah.
“Meskipun nilainya mungkin belum sebanding dengan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, namun bantuan ini adalah bentuk rasa cinta, empati, dan kepedulian masyarakat Gunungkidul kepada saudara-saudara kami di Tapanuli Tengah,” ungkap Bupati saat meninjau lokasi pengungsian warga.
Selain menyalurkan bantuan, kunjungan kerja ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam hal mitigasi dan penanggulangan bencana. Bupati menilai terdapat kesamaan karakter wilayah antara Gunungkidul dan Tapanuli Tengah yang sama-sama memiliki kondisi geografis pegunungan, sehingga pengalaman penanganan bencana di Tapanuli Tengah dapat menjadi referensi penting.
Menurutnya, kesiapsiagaan daerah, khususnya dalam relokasi warga terdampak serta penyediaan fasilitas pengungsian dan sanitasi yang layak, menjadi faktor penting yang perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Kehadiran rombongan Pemkab Gunungkidul disambut hangat oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis, yang saat itu mewakili Bupati Tapanuli Tengah karena sedang mengikuti koordinasi dengan BNPB. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan moral maupun materiil yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Bupati beserta seluruh rombongan yang telah menempuh perjalanan jauh untuk melihat langsung kondisi masyarakat kami pascabencana,” ujar Mahmud Efendi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Camat Tukka, Yan Munzir, yang menilai kunjungan tersebut memberikan semangat tersendiri bagi jajaran pemerintah dan masyarakat setempat.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan Ibu Bupati beserta jajaran Forkopimda Gunungkidul. Kehadiran beliau sangat membesarkan hati kami untuk terus bangkit dari bencana,” katanya.
Senada dengan itu, Lurah Hutanabolon menyampaikan bahwa kunjungan langsung dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memiliki makna mendalam bagi warga terdampak. Menurutnya, bantuan dan dukungan moral menjadi modal penting bagi masyarakat untuk kembali menata kehidupan pascabencana.
“Kunjungan ini sangat berarti bagi warga kami. Bantuan dan semangat yang diberikan menjadi penguat bagi kami untuk bangkit dan menjadi lebih kuat ke depan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tapanuli Tengah sekaligus mempererat hubungan persaudaraan dan solidaritas antar-daerah di Indonesia.





