4 SMA/SMK Ditunjuk untuk Laksanakan UN Online

oleh -
ilustrasi
kadhung tresno

un online

WONOSARI,(KH) — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul menunjuk empat SMA/SMK untuk menggelar Ujian Nasional (UN) secara online. Keempat SMA/SMK tersebut dianggap siap dari segi materi maupun perlengkapan penunjang terselenggaranya UN online.

Kepala Disdikpora Gunungkidul Sudodo mengatakan, meskipun pelaksanaannya melalui penunjukan, pihaknya tetap mempertimbangkan kesiapan dari masing-masing sekolah. Adapun sekolah yang ditunjuk sebagai pilot project antara lain SMAN 1 Wonosari, SMKN 1 Wonosari, SMKN 2 Wonosari dan SMKN 3 Wonosari.

“Penunjukan ke-empat sekolah tersebut berdasarkan kondisi dan fasilitas komputer yang ada. Minimal sekolah mempunyai sepertiga dari jumlah peserta ujian,” ucapnya, Rabu (04/02/2014).

Menurutnya, penjajakan ini baru dalam tahap penunjukan dari Disdikpora kepada keempat sekolah tersebut. Ia memaklumi jika ada sekolah yang belum siap meskipun sudah ditunjuk. Hal ini karena sarana dan prasana yang harus disiapkan untuk pelaksanaan UN online jumlahnya tidak sedikit.

Ia mengatakan, pembahasan terkait persiapan pelaksanaan UNonline sudah mulai dilakukan bersama Disdikpora DIY. Selanjutnya, pihak dinas meminta pihak sekolah yang menjadi pilot project untuk melakukan sosialisasi pelaksanaannya kepada siswa masing-masing.

“Kami masih menunggu keputusan dari masing-masing sekolah untuk kepastian bisa atau tidaknya untuk segera memberikan jawaban. Pembahasan sudah dilakukan dan untuk kesiapannya, sekolah sudah kami minta mensosialisasikannya di sekolah masing-masing terkait pelaksanaannya,” ujar Sudodo.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMKN 2 Wonosari Rahmad Basuki mengaku, pihaknya siap jika harus menggunakan UN online pada tahun ini. Pasalnya SMK N 2 Wonosari juga mempunyai jurusan Teknik Informatika dan Multimedia.

Menurut Rahmat, UN online dirasa lebih aman untuk mengantisipasi kecurangan pada setiap pelaksanaan UN.  “Untuk kesiapan komputer, di SMKN 2 Wonosari sudah siap jika akan digunakan sebagai fasilitas UN online,” kata Rahmat. (Atmaja).

Komentar

Komentar