Wakil Dari Kecamatan Playen Terpilih Sebagai Dimas Diajeng Gunungkidul 2019

oleh
Dimas Diajeng Gunungkidul 2019 terpilih dengan piala diapit Dimas Diajeng 2017. KH.

PLAYEN, (KH),– Malam penobatan Dimas Diajeng 2019 Kabupaten Gunungkidul berlangsung di gedung serba guna Siyno, Playen, Sabtu, (28/9/2019) malam. Berdasar penailain juri, finalis Dimas dan Diajeng asal Kecamatan Playen, Tutus Adhi Wicaksana dan Rini Fitrianingrum meraih nilai tertinggi.

Dengan begitu, keduanya dinobatkan sebagai Dimas Diajeng Kabupaten Gunungkidul 2019. “Saya sempat tidak menyangka akan terpilih sebagai Diajeng Gunungkidul 2019,” ujar Rini ketika dihubungi, Minggu, (29/9/2019).

Di luar kebanggaan atas terpilihnya dirinya sebagai Diajeng Gunungkidul, hal lain yang membuatnya haru sekaligus bersyukur yakni hadirnya orang-orang yang dicintai menyaksikan pencapaiannya.

“Saya akan mengemban tugas dan amanah ini dengan baik sesuai dengan kemampuan saya. Menjadi representasi pemuda Gunungkidul yang inspiratif, cerdas dan berbudaya,” ujar lulusan SMKN 1 Wonosari ini. Pihaknya juga berkomitmen akan menjadi pelopor pengembangan pariwisata di Gunungkidul.

Senada dengan Diajeng Rini, selain bersyukur, Dimas Tutus juga mengaku akan membantu laju gerak perkembangan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul, sekaligus merawat apa yang sudah dibangun di Kabupaten Gunungkidul.

“Mari kita bersinergi untuk kemajuan pariwisata Gunungkidul,” ajak mahasiswa STIE YKPN Yogyakarta ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Ir. Asti Wijayanti sebelumnya mengutarakan, pemilihan Dimas Diajeng Gunungkidul merupakan event 2 tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata. Pemilihan ini mempunyai misi untuk melibatkan generasi muda dalam pembangunan daerah khususnya melalui pengembangan pariwisata.

Generasi muda yang tergabung dalam Paguyuban Dimas Diajeng akan mengemban tugas tidak hanya menjadi duta pariwisata. “Namun juga sebagai icon anak muda Gunungkidul yang percaya diri, inovatif, kreatif dan mempunyai dedikasi terhadap pembangunan di Kabupaten Gunungkidul,” terang Asti. (Kandar)

Komentar

Komentar