Usai Raih Penghargaan, DPMPT Akan Luncurkan Aplikasi Informasi Investasi

oleh
Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos., Drs Irawan Jatmiko, M.Si. dr Heru Sulistyowati, dan Arisandi Purba menunjukkan penghargaan dari Kemen PANRB. KH/ Kandar.

WONOSARI, (KH),– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Gunungkidul menjadi satu dari tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gunungkidul yang menerima penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PANRB).

DPMPT dinobatkan sebagai Role Model Penyelengara Pelayanan Publik Kategori “Pelayanan Prima” Tahun 2019. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Kementerian PANRB pada bulan Mei hingga Oktober 2019 dengan lokus evaluasi (wilayah III) dengan sasaran sebanyak 11 provinsi dan 67 kabupaten/kota.

Kepala DPMPT Gunungkidul, Drs. Irawan Jatmiko, M.Si, Jum’at, (8/11/2019) mengatakan, pencapaian ini meningkat dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2018 DPMPT Kabupaten Gunungkidul masuk Kategori A- sedang tahun ini masuk Kategori A (Pelayanan Prima).

“Evaluasi pelayanan publik dilaksanakan dengan aspek penilaian meliputi: kebijakan pelayanan (standar pelayanan, maklumat pelayanan, SKM); profesionalisme; sarana prasarana; Sistem Informasi Pelayanan Publik; konsultasi dan pengaduan; serta inovasi,” jelas Irawan.

Menurutnya, penghargaan ini sangat memotivasi seluruh pelaksana di DPMPT untuk meningkatkan kinerjanya. Kedepan DPMPT kembali akan membuat dan meluncurkan terobosan inovasi baru yakni sebuah aplikasi yang memuat informasi investasi di Gunungkidul.

Tanpa datang ke kantor, siapapun dapat melihat informasi seluruh potensi investasi yang ada di Gunungkidul. “Mindset pelayanan dirubah, tidak sebatas menjalankan pelayanan soal perijinan, tetapi mendorong percepatan investasi. Iklim investasi di Gunungkidul potensinya cukup baik,” beber Irawan.

Selain DPMPT, penyelenggara pelayanan publik di Gunungkidul lainnya yang memperoleh nilai cukup memuaskan pula, yaitu: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari masuk Kategori A- (Sangat Baik) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masuk (Disdukcapil) Kategori A- (Sangat Baik).

Direktur RSUD Wonosari, dr. Heru Sulistyowati, Sp. A. mengaku, bahwa penghargaan yang diraih atas kinerja semua elemen dalam mewujudkan pelayanan optimal. Pihaknya  juga melakukan pemberian reward dan punishment bagi pegawai. Fasilitas kepada pasien terutama anak-anak semakin komplit, ada tempat bermain anak baik in door dan out door.

Komentar

Komentar