Umat Muhammadiyah Takbir Keliling, Umat Nasrani Atur Lalu Lintas

oleh
Salah satu kreativitas jamaah masjid di Desa Pulutan. KH/ Kandar.

WONOSARI, (KH),– Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, kerukunan antar umat beragama begitu nampak pada kegiatan perayaan malam takbir menyambut Idul Fitri 2019 di Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Disaat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Pulutan menggelar takbir keliling Ramadhan 1440 H, umat Katholik di desa setempat memberikan dukungan kelancaraan pelaksanaan.

“Kami bantu menjaga dan mengatur lalu lintas di persimpangan,” kata salah satu tokoh Orang Muda Katholik (OMK) Desa Pulutan, Prapto, Selasa, (4/6/2019) malam.

Iring-iringan peserta takbir keliling cukup panjang. Sehingga ketika kirab takbir melewati persimpangan yang mempertemukan jalan desa dengan jalan kabupaten yang melintasi desa setempat perlu dilakukan pengaturan.

Prapto mengungkapkan, sistem buka tutup jalan terkadang diberlakukan demi mengakomodir pengendara umum yang ingin melintas. Sebab, kondisi lalu lintas kendaraan bersamaan dengan perayaan malam takbir dinilai cukup padat.

Prapto menambahkan, setidaknya ada 20-an umat Nasrani yang terlibat dalam penganturan lalu lintas. Mereka berasal dari beberapa padukuhan di Desa Pulutan. Umumnya mereka terdiri dari kelompok usia muda atau bagian dari karang taruna.

“Ini sudah berjalan cukup lama. Sebaliknya jika umat Kristiani menggelar perayaan hari besar agama umat Muslim juga membantu,” imbuh Prapto.

Sementara itu, salah satu panitia kegiatan takbir keliling PRM Desa Pulutan, Jayadi menuturkan, takbir keliling dikemas dalam sebuah lomba. Ada 8 jamaah masjid atau mushola yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Kurang lebih 1000 jamaah terlibat dalam lomba takbir keliling,” ungkapnya. Dalam lomba tersebut panitia lomba setidaknya menentukan 3 kriteria penilaian, yakni kreativitas, kekompakan dan makhraj. (Kandar)

Komentar

Komentar