UKM Gunungkidul Gandeng Mitra Pasarkan Produk Ke Luar kota

oleh
Pemotongan Pita oleh Kepala Disperindagkop ESDM Gunungkidul, Hidayat sebagai penanda dimulainya kemitraan. KH/ Kandar
Pemotongan Pita oleh Kepala Disperindagkop ESDM Gunungkidul, Hidayat sebagai penanda dimulainya kemitraan. KH/ Kandar

PONJONG, (KH)— Untuk menyasar pasar yang lebih luas, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Gunungkidul membentuk wadah sekaligus menggandeng mitra sebagai pemasar produk-produk lokal yang dimiliki agar menembus pasar luar.

Dikatakan Dion, salah satu penggagas terbentuknya wadah UMKM, saat ini sudah banyak anggota yang ikut bergabung, dalam wadah bernama Wirausaha Mandiri Gunungkidul 67 anggota UMKM dengan berbagai produk ikut tergabung.

“Sekaligus kita membentuk koperasi yang akan difungsikan pula untuk membantu pemasaran,” katanya, Sabtu, (19/11/2016) disela kegiatan simbolis dimulainya kemitraan dengan salah satu perusahaan, PT. Mitra Dinamika Sejahtera (MDS), yang akan berperan sebagai pemasar.

Wadah UMKM, Dion menambahkan, selain menggenjot pemasaran juga akan berperan sebagai kualiti kontrol produk. Upaya pemasaran produk baik melalui online juga off line dengan bentuk roadshow atau pameran. “Kita genjot pengembangan potensi dan pemasaran,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Disperindagkop ESDM Gunungkidul, Hidayat. Tokoh yang masuk dalam kepengurusan wadah UMKM sebagai dewan Pembina ini sangat mendukung apa yang digagas oleh para pemilik UMKM.

“Harapan kami produk-produk UMKM yang selama ini buntu untuk pemasaran terutama ke luar daerah, lebih spesifik lagi ke Jakarta Bogor Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) memiliki jalan keluar,” harap Hidayat.

Sambung dia, kemitraan tidak hanya menggunakan pendekatan ekonomi tetapi pendekatan yang lebih mengedepankan aspek budaya kepedulian, sehingga tidak semata untuk bisnis saja. Semua pihak berharap dengan terjalinnya kerjasama dan terbentuknya koperasi dapat meningkatkan gerak roda perekonomian Gunungkidul.

“Tentunya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan secara luas,” imbuh dia. Berdasar pengamatannya produk asli Gunungkidul yang merambah pasar luar masih sangat sedikit, tidak dipungkiri hal ini dipengaruhi oleh mutu produk yang masih kalah bersaing dari daerah lain, disamping itu mahalnya proses produksi menjadi kendala UMKM untuk cepat berkembang. (Kandar)

Komentar

Komentar