Tugiman Ajak Generasi Millenial Kembangkan Kreativitas Dan Inovasi

oleh
Pemberian faasilitas olahraga oleh Dr. Tugman kepada Pemuda Kecamatan Playen. (red)

PLAYEN, (KH),– Berkesempatan bertemu pemuda atau yang biasa disebut generasi millenial, Kolonel Inf Dr. Tugiman mengingatkan adanya tantangan yang harus dihadapi. Tantangan tersebut yakni erat kaitannya dengan revolusi indistri 4.0 atau revolusi generasi ke empat, yang menitik beratkan pola digitalisasi dan otomasi di semua aspek kehidupan manusia.

“Revolusi indistri 4.0 menekankan pembaharuan serba teknologi digital; digitalisasi ekonomi, artificial intelligence (kecerdasan buatan), big data (data skala besar), dan robotic (pemakaian robot sebagai tenaga kerja),” kata Tugiman mengawali materi pada “Sarasehan generasi muda millenial menghadapi tantangan global”, bersama pengurus Karangtaruna dan generasi muda Se Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul yang digelar di Siyono beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut akademisi dan pengamat sosial politik Universitas Pasundan Bandung ini menyampaikan, setiap generasi akan dihadapkan pada kondisi dan tantangan yang berbeda, dan karenannya generasi millenial khususnya di Gunungkidul harus mampu membaca peluang dan sekaligus tantangan  agar bisa berkiprah pada eranya.

Pria yang juga aktif di bidang pembinaan olah raga prestasi dan saat ini menjabat sebagai Kabid Organisasi Koni Provinsi Jawa Barat ini juga mengutarakan generasi muda merupakan agen perubahan (Agent of change).

“Karenanya generasi millenial dituntut memiliki daya kritis, ditopang kreativitas, inovasi serta  kemauan bekerja keras dan cerdas untuk menyiapkan masa depan dan sakaligus memikirkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tandas dia.

Menurut Perwira TNI-AD sekaligus praktisi pendidikan ini, untuk menjadi generasi millennial yang  kreatif, inovatif dan kritis kualitas SDM menjadi pintu masuk utamanya.  Dengan SDM yang berkarakter didukung oleh kemauan untuk bekerja keras disertai keuletan maka pemuda zaman now akan memiliki kompetensi dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Menurut lelaki kelahiran Kedungpoh, Kecamatan Nglipar ini, eksistensi generasi millenial sudah dan akan semakin maju terutama di sektor  ekonomi. Banyak generasi muda sukses bergerak dibidang ritel yang sedang bergolak karena dampak tren kaum millennial. Begitu juga melalui  berbagai usaha ekonomi kreatif lainnya.

“Dalam konteks Gunungkidul, generasi muda punya peluang besar  seiring kemajuan Pariwisata di Gunungkidul, namun peluang tersebut belum sepenuhnya bisa dimanfaatkan oleh generasi milienial, kemajuan wisata tidak semata-mata karena ditentukan bagus atau indahnya obyek wisata, namun juga  akan dipengaruhi oleh ketersediaan makanan yang enak dan murah, sovenir produk lokal dan makanan ringan khas daerah yang bisa diciptakan untuk menjadi ikon  penunjang wisata di Gunungkidul,” paparnya.

Dalam kesempatan pertemuan, sebagai bentuk upaya untuk menopang kegiatan pemuda dan Karangtaruna, Tugiman memberikan support  bantuan  puluhan bola kaki dan bola volly untuk 13 Karangtaruna Se Kecamatan Playen. Bantuan diterima oleh Ketua karangtaruna Kecamatan Playen, Andi Setiawan, S.Pdi.

“Atas perhatian dan kepedulian Kolonel Inf Dr. Tugiman terhadap pembinaan generasi muda kami ucapkan terimakasih,” kata Andi.

Kedepan, bantuan alat oleh raga tersebut akan dimanfaatkan untuk menggerakan kegiatan kepemudaan khususnya keolahragaan di Kecamatan Playen dalam rangka meningkatkan prestasi maupun sebagai media silaturahmi antar pemuda. Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi bagian peningkatan peran generasi muda dalam berbagai kegiatan pembangunan di Kecamatan Playen. (red)

Komentar

Komentar