Toyariang: Wahana Baru Permainan Air Di Wonosari

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Suasana pembukaan Toyariang. KH/ Wibowo

WONOSARI, (KH)— Wahana permainan air keluarga “Toyariang” yang berada di Padukuhan Bansari, Desa Kepek Kecamatan Wonosari resmi dibuka menjadi obyek wisata. Soft opening dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Saryanto dengan pemotongan pita.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Saryanto kepada sejumlah media mengatakan, Toyariang yang dibangun di tengah kota diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata alternaif di Kabupaten Gunungkidul. Selain itu wahana permainan air keluarga ini dapat menjadi variasi wisata pilihan wisatawan.

“Inisiatif salah satu warga dalam mengembangkan destinasi wisata air ini sangat kita apresiasi. Kita berharap pengelola tetap mengedepankan Sapta Pesona dalam mengelola wisata ini,” katanya, Rabu (29/3/2017).

Saryanto lebih lanjut mengatakan, wahana tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak perekonimian warga. Sehingga Desa Kepek, Kecamatan Wonosari kedepan tidak hanya menjadi desa budaya namun juga menjadi desa wisata di Gunungkidul.

“Tempat wahana air ini letaknya strategis, cocok jika kita jadikan salah satu destinasi alternatif di Gunungkidul. Kita berharap keindahan, kebersihan, serta seluruh perijinan wisata ini segera diselesaikan,” paparnya.

Sementara Manager Wahana permainan keluarga toyangriang, Agus R mengatakan, masih ada sejumlah pebaikan yang terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Kedepan pihaknya berharap ada sinergitas dengan warga sekitar untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

“Konsep kita sebenarnya sederhana, wahana ini kita harapakan menjadi semacam studio terbuka. Wisatawan dapat selfie dengan menggunakan berbagai fasilitas yang ada,” terangnya.

Disinggung mengenai para pekerja, Agus mengaku seluruhnya memanfaatkan pekerja dari Kabupaten Gunungkidul. Usai semuanya berjalan sesuai dengan yang diharapkan, Agus juga akan mengajak para pelaku industri batik yang berada dipadukuhan setempat untuk berkolaborasi meningkatkan perekonomian warga.

“Nanti ada banyak event yang akan kita gelar. Termasuk salah satunya kita menggandeng kesenian lokal dan industri yang ada di desa ini,”terangnya.

Sementaa Kepala Desa Kepek, Wonosari, Bambang Setyawan BS menyatakan, nantinya keberadaan wahana permaianan air keluara Toyariang akan dikolaborasikan dengan rest area yang akan dibangun di kawasan patung sapi padukuhan Sumbermulyo. Selain berada dalam satu kawasan, keberadaan wahana akan semakin menambah kemegahan desa kepek.

“Wahana ini selain menjadi kebangganan Desa Kepek menjadi kebanggaan masyarakat Gunungkidul,” pungkasnya. (Wibowo)

Komentar

Komentar