Tingkatkan Populasi Sapi, Pemkab Targetkan 45 Ribu Sapi Mendapat IB

oleh
IB sapi dan pemeriksaan kebuntingan di Semanu. foto: istimewa.

SEMANU, (KH),– Melalui program Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting atau UPSUS SIWAB, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus meningkatkan potensi peternakan sapi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, Senin, (05/02/2018) kemarin mengatakan, UPSUS SIWAB merupakan tindak lanjut bahwa Gunungkidul sebagai pemegang predikat gudang ternak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Upaya ini dilakukan melalui pelayanan intensif perkawinan sapi hingga menjaga jumlah kebuntingan,” katanya disela acara pencanangan UPSUS SIWAB sekaligus pelayanan kawin suntik/ inseminasi buatan (IB) dan pemeriksaan kebuntingan di Padukuhan Keblak, Ngeposari, Semanu.

Ditambahkan, pada tahun 2018 ini Dinas Pertanian dan Pangan optimis target sebanyak 45 ribu sapi mendapat IB dapat terpenuhi. Pihaknya mengaku hingga saat ini telah melakukan IB pada sapi putih sebanyak 15.480 ekor dan sapi non putih ada 27.846 ekor.

Meski berat namun pihaknya tetap otimis dapat melampaui target kelahiran sapi yang ditetepkan Kementerian sebanyak 33.122 ekor. “Awal tahun ini sudah ada kelahiran sapi sebanyak 447 ekor,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah, berharap, melalui UPSUS SIWAB populasi sapi di Gunungkidul dapat mencukupi kebutuhan sapid an kerbau di Indonesia.

“Gunungkidul memiliki potensi peternakan sapi yang cukup baik,” katanya. (Wibowo)

Komentar

Komentar