Terus Dukung Perpustakaan Menjadi Pusat Kegiatan, CCFI Serahkan Bantuan Komputer

Penyerahan simbolis bantuan komputer dari CCFI kepada perpusdes di Gunungkidul. KH/ Kandar

WONOSARI, (KH)—  Komitmen memberikan dukungan yang berkesinambungan dalam hal pengembangan perpustakaan dilakukan oleh Coca Cola Fondation Indonesia (CCFI). Tahun 2017 kali ini CCFI kembali menyerahkan bantuan sebanyak 30 unit komputer kepada 10 Perpustakaan Desa (Perpusdes) di Gunungkidul.

Secara simbolis penyerahan bantuan dilakukan, Kamis, (8/2/2017) di ruang rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Gunungkidul. Salah satu pengelola Perpusdes menerima bantuan yang diserahkan Perwakilan Bupati, Staf ahli Bidang Kemasyrakatan dan SDM, drg Widodo, disaksikan Sekertaris DPK, Ali Ridlo MM, dan sejumlah pengelola Perpusdes penerima bantuan komputer.

Atas adanya kerjasama pengembangan Perpusdes serta diberikannya bantuan komputer, Ali Ridlo tidak henti-henti menegaskan bahwa keseluruhan upaya ini merupakan bagian dari menumbuhkan budaya baca bagi masyarakat agar dapat meningkatkan kesejahteraan.

Menurutnya, dengan membaca masyarakat akan memiliki wawasan yang luas dan memperoleh pengetahuan hingga memunculkan kreatifitas dan ketrampilan untuk mengupayakannya dalam hal perbaikan ekonomi dan taraf serta kualitas hidup.

“Perpustakaan tidak hanya sebagai tempat menyimpan dan membaca buku saja, tetapi diupayakan sebagai pusat pembelajaran dan kegiatan masyarakat (community lerning centre) berbasis teknologi informusi dan komunikasi,” tandasnya.

Sementara itu, drg. Widodo saat membacakan sambutan bupati menguraikan, Pemkab melalui DPK saat ini tengah gencar melakukan upaya transformasi fungsi dan peran perpustakaan. Kerjasama yang dibangun dengan CCFI dalam hal program penyediaan perangkat komputer dan internet, menjalin kemitraan, capacity buiding, advokasi pengembangan dan monitoring, kesemuanya diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan di perpustakaan sesuai isu dan kebutuhan masyarakat, serta melibatkannya secara aktif dalam kegiatan di perpustakaan. Pada awalnya, program ini dikenal dengan sebutan PerpuSeru.

“Pengembangan perpustakaan program kerjasama dilakukan sejak tahun 2014. awalnya menyasar 4 Perpusdes program PerpuSeru, kemudian sampai tahun 2017 ini  total sudah 24 Perpusdes mengikuti program replikasi PerpuSeru,” jelasnya.

Untuk diketahui, 10 Perpusdes penerima bantuan komputer diantaranya; Perpustakaan Handayani, Desa Rejosari, Semin; Perpustakaan Indika Sambirejo, Ngawen; Perpustakaan Nusantara, Kelor, Karangmojo; dan Perpustakaan Nur’aini, Wonosari.

Kemudian Perpustakaan Spirit Minat baca Copi paste, Semanu; Perpustakaan Khasanah Info, Karangmojo; Perpustakaan Sumber Ilmu, Sidoharjo, Tepus; Peprpus Griya Ilmu, Grogol, Paliyan; Perpustakaan Onto, Ngoro-oro, Patuk; dan Perpus Gajah Pintar, Watugajah, Gedangsari. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar