Terduga Teroris Biasa Latihan Menembak Di Samping Rumah

oleh
Rumah milik orang tua M yang dipakai untuk tinggal orang tua sekaligus untuk membuka warung kelontong. KH/ Kandar.

PLAYEN, (KH),– Terduga teroris berinisial M warga Dusun Ngunut Tengah, Desa Ngunut, Kecamatan Playen yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri memiliki kebiasaan latihan menembak.

Hal tersebut diungkapkan Supoyo tetangga M. “Saya pernah melihat kebiasaan M latihan menembak dengan senapan angin. Biasanya membidik botol atau benda tertentu,” kata Supoyo Rabu, (20/11/2019).

Selain berlatih menembak, imbuh Supoyo, M juga latihan melempar senjata tajam di sekitar kediamannya. Saat latihan melempar senjata tajam, M membidik pohon. Warga sebetulnya merasa janggal dengan kebiasaan M ketika dihubungkan dengan perilaku setiap harinya.

Selain tidak pernah bersosialisasi, M juga dikenal temperamental atau mudah marah. Beberapa kali M pernah membentak warga yang hendak membeli rokok atau BBM di warungnya.

“Bilangnya barang yang hendak dibeli tidak ada padahal tersedia di warungnya,” ujar lelaki yang turut menyaksikan penggeledahan rumah M dari kejauhan ini.

Menurut Supoyo, M tinggal di Playen bersama istri hingga memiliki anak yang sekarang telah duduk dibangku kuliah setidaknya selama kurang lebih 17-an tahun.

“Pernah pergi lama sekitar 10 tahunan ke Sulawesi,” imbuh Supoyo. Sebagian warga memang menduga ia memiliki keterikatan dengan teroris atau kelompok ekstrimis. Namun upaya tokoh agama setempat yang menegur M tak digubris.

Sebagaimana diketahui, Densus 88 Anti Teror Rabu, (20/11/2019) menangkap M saat hendak bepergian ke luar. Aksi penangkapan diikuti dengan penggeledahan rumah M oleh tim gabungan. Aksi penggeledahan rumah tersebut memicu warga sekitar untuk menyaksikan. Untuk menghalau warga agar tidak mendekat, garis polisi dipasang oleh petugas.

Dari informasi yang dihimpun, M merupakan warga kelahiran Purworejo tahun 1972. Bersama istrinya ia membuka warung kelontong di rumah milik orang tuanya. Sementara rumah untuk tinggal M bersama 1 istri dan 1 anak berada di belakang rumah milik orang tuanya.

Hingga berita ini terbit, pihak Polres belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut. “Iya anggota Polres ikut mengamankan penggeledahan,” kata Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Eny Nur Widhiastuti singkat. (Kandar)

Simak Video : Pengakuan Tetangga dan Saudara Terduga Teroris

Komentar

Komentar