Tercebur Sumur 20 Meter Bocah 8 Tahun Meninggal

Upaya evakuasi korban dari dalam sumur, Tim Gabungan SAR, Tagana dan lainnya dibantu masyarakat. KH
Upaya evakuasi korban dari dalam sumur, Tim Gabungan SAR, Tagana dan lainnya dibantu masyarakat. KH

PLAYEN, (KH)— Malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih, begitulah kiranya ungkapan gambaran kejadian yang menimpa bocah berumur 8 tahun warga Padukuhan Ngrunggo, Desa Getas, Kecamatan, Playen.

Diduga lepas dari pengawasan orang dewasa, Kirani tercebur sumur milik tetangga hingga meninggal dunia, Senin, (26/9/2016) petang. Diketahuinya tragedi tersebut sebagaimana disampaikan Dukuh Ngrunggo, Kuswadi, ditemukannya Kirani di dalam sumur berawal dari kecurigaan kakak ibu korban.

“Ny Sutini melihat di sekitar sumur terdapat bekas anak kecil bermain (jawa: pasaran). Perasaan curiga lantas muncul karena tidak ada siapapun di sekitar sumur maka ditengoklah sumur itu,” kata Kuswadi saat dihubungi seusai proses evakuasi korban.

Setelah mengetahui di dalam sumur berkedalaman sekitar 20 meter itu ada sosok mayat mengambang, ia berteriak histeris. Orang tua beserta warga sekitar lantas berdatangan.

Kuswadi menambahkan, upaya evakuasi oleh tim gabungan sempat terkendala lantaran ketersediaan alat, sumur diyakini mengandung gas beracun sehingga membutuhkan tambahan piranti pengaman.

“Sejak ditemukan hingga berhasil di evakuasi membutuhkan waktu sekitar 4 jam lebih, korban kemudian dibawa ke rumah duka. Besok, Selasa, (27/9/2016) sekitar pukul 10.00 WIB akan dimakamkan,” kata Kuswadi lagi.

Petaka tragis ini mengingatkan bahwa pentingnya sikap waspada didalam menjaga anak-anak yang belum paham atau mengetahui resiko dari aktivitas yang dilakuakan. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar