Tanjungsari Siap Buka Wisata Minat Khusus ‘Eksplorasi Gua Bentar’

oleh
Pintu masuk Gua Bentar. KH/ Kandar.

TANJUNGSARI, (KH),– Selain terdapat destinasi wisata pantai, di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY juga terdapat destinasi lain yang berpotensi menjadi tujuan wisata minat khusus. Belakangan keberadaan beberapa gua mulai dirintis oleh karang taruna setempat agar dapat digunakan untuk kegiatan susur gua/ caving.

Camat Tanjungsari, Rakhmadian Wijayanto menyampaikan, Gua Bentar menjadi 1 dari 5 gua yang ada dengan kondisi paling berpotensi untuk dikembangkan. Persiapan yang dilakukan diantaranya dengan membentuk wadah pengelola yakni Pokdarwis Swargaloka.

Pokdarwis juga telah mempermudah akses masuk menuju ceruk yang berada di kaki bukit di antara pegunungan sewu ini. Gua yang berada di Desa Hargosari ini dapat dikategorikan ke dalam gua vertikal.

“Untuk masuk ke dalam gua, Pokdarwis Swargaloka telah membangun anak tangga setinggi 20 meter bagi pengunjung,” kata Rakhmadian.

Dirinya juga sempat terlibat beberapa kali kegiatan eksplorasi untuk mengetahui kondisi eksotisme relung atau rongga di dalamya.

“Gua Bentar ada di Padukuhan Jrakah, harapan kami dapat menjadi wisata alternatif atau wisata minat khusus susur gua,” harap dia.

Setelah menuruni anak tangga, ada dua rute susur gua yang tersedia. Satu agak pendek satu lagi cukup panjang hingga mencapai puluhan meter. Beberapa lintasan lekukan cukup menantang, sebab selain kontur di dalam gua naik turun, ada pula lorong yang sempit. Bagi yang suka atau hobi susur gua, medan yang berat tersebut justru menjadi tantangan. Di dalam gua terdapat ruang cukup luas. Ruang gua ini juga menjadi habitat kelelawar.

Pihaknya berencana membuat bahan presentasi untuk disampaikan ke pihak terkait yakni Dinas Pariwisata Propinsi dan Kabupaten. Jika kondisi gua dinilai layak untuk dikembangkan harapannya dukungan sarana penunjang dapat diperoleh agar cita-cita pemberdayaan karang taruna sekaligus masyarakat dapat terwujud.

Camat Tanjungsari, Rakhmadian Wijayanto. KH/ Kandar.

“Minimal memberdayakan untuk 154 kepala keluarga di Padukuhan Jrakah. Serta menjadi lapangan pekerjaan baru bagi karang taruna,” harap Rakhmadian lagi.

Ia menilai, salah satu potensi yang layak dikembangkan di kawasan ini yakni wahana permainan flaying fox. Keberadaan tanah kas desa juga layak dijadikan wisata petik buah. Sementara warga lokal juga sudah siap menyajikan kuliner tradisional.

Komentar

Komentar