Tampung Donasi Puluhan Korwil, Ikaragil Sebar Bantuan Lebih Dari 70 Juta

Ikaragil menerima donasi dari sebuah komunitas. foto: Doc. Ikaragil.

PLAYEN, (KH),– Ikatan Anak Rantau Gunungkidul (Ikaragil) Koordinator Wilayah (Korwil) Yogyakarta menampung dan mengedarkan bantuan bagi korban bencana banjir dan longsor di berbagai tempat di Gunungkidul.

Reaksi tanggap darurat bencana tersebut spontanitas dilakukan menyusul adanya bencana akibat cuaca buruk dampak Siklon Cempaka yang terjadi sekitar seminggu lalu. Dalam melaksanakan aksi kemanusiaan tersebut Ikaragil mendapat bantuan dari komunitas Facebook Info Cegatan Gunungkidul (ICG) dan Gunungkidul Photography (GP) serta berbagai komunitas lain.

Humas Ikaragil Korwil Yogyakarta, Nanik Tri Rahayu, mengatakan, untuk mempermudah penampungan aneka ragam donasi sebelum didistribusikan, didirikan posko bersama di Angkringan ‘Lesbian’ Siyono, Playen, Gunungkidul.

“Dengan pengalaman dan track record yang baik dalam aksi-aksi sosial banyak komunitas dan donatur yang percaya kepada Ikaragil untuk melakukan penyaluran bantuan,” ungkap Nanik, Senin, (4/12/2017).

Disebutkan, Selain datang dari puluhan Korwil Ikaragil yang tersebar di wilayah Jawa, Bali, Hongkong dan Malaysia, banyak komunitas yang turut peduli kemudian mempercayakan kepada Ikaragil sebagai wadah penyalur bantuan.

Urai Nanik, banyak ragam bantuan yang telah diterima serta terdistribusi ke wilayah-wilayah terdampak banjir. Diantaranya; sembako (beras, gula, teh, mie instan, minyak goreng), makanan ringan, makanan bayi, nasi bungkus, perlengkapan mandi, obat-obatan, selimut, buku dan alat tulis, pakaian layak pakai, pembalut wanita, dan pampers.

“Berdasar data, bantuan yang telah sampai ke tangan korban banjir nilainya mencapai lebih dari Rp. 70-an juta,” terangnya.

Lebih jauh disampaikan, penggalangan bantuan baik uang dan barang secara spontan dilakukan masing-masing Korwil Ikaragil. Semua Korwil bergerak melakukan penghimpunan dana untuk korban banjir dan longsor. Anggota Ikaragil tergerak atas dasar kemanusiaan, serta sadar bahwa yang terkena musibah merupakan bagian dari keluarga.

“Dana berasal dari donasi anggota yang dikirim ke rekening khusus. Selain itu juga mencari donatur dari luar Ikaragil,” tukas Nanik. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar