Tak Ada Sirkuit, Latih Skill Balap Di Pasar Sapi

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Angzal Pamuzi, salah satu pemuda yang berlatih skill balap di Pasar Hewan Siyonoharjo. KH/ Nanda.

PLAYEN, (KH),–Tidak adanya sarana berupa sirkuit untuk latihan balap, bibit pembalap di Gunungkidul tak kehabisan akal. Demi menguji ketangkasan dalam memacu sepeda motor mereka memanfaatkan lahan parkir Pasar Hewan Siyonoharjo sebagai ajang berlatih.

Nampak sore hari menjelang buka puasa parkiran pasar hewan siyonoharjo dipenuhi kawula muda yang sedang belajar teknik balap. Suasana semakin ramai, sebab, aksi latihan joki motor tersebut mengundang perhatian banyak remaja hadir untuk menonton.

Salah satu pembalap yang ditemui saat berlatih, Angzal Pamuzi alias Cebong, Warga Padukuhan Lemahbang, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan ini mengaku tidak ada pilihan lain, ia bersama komunitas peminat balap motor lainnya terpaksa menggunakan lahan parkir pasar sapi untuk mengasah skill.

Ia bersama teman satu team SPS Lembu sari hampir tiap sore menggelar latihan. “Kecuali hari jum’at. Tidak ada sirkuit khusus, mau dimana lagi?” tanya Angzal, belum lama ini.

Sebelumnya Angzal biasa berlatih di kawasan eks terminal Baleharjo, Wonosari. Karena kondisi aspal banyak yang mengelupas dan semakin memburuk ia memilih pindah. Menurutnya, jika dipakai latihan teknik menikung atau berbelok sangat beresiko.

Latihan di lahan parkir pasar sapi, lanjutnya, selain kondisi aspal masih bagus, area latihan juga tidak berada di kawasan pemukiman. Dirinya begitu berharap pemerintah merealisasikan wacana pembangunan sirkuit yang pernah dikemukakan.

“Kenapa wacana terus,” tanya dia lagi. (Nanda)

Komentar

Komentar