Tahun 2018, Kemiskinan Diklaim Turun 1,5 %

oleh
Aktivitas jual beli di Pasar Palawija Tan Kretek Besole Baleharjo Wonosari. Foto: Juju.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Selama periode kurun waktu 3 tahun masa pemerintahan Bupati Gunungkidul, Badingah dan Wakil Buapti, Immawan Wahyudi, angka kemiskinan diklaim menurun.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gunungkidul, Badingah belum lama ini. Menurutnya pada tahun 2016 angka kemiskinan Gunungkidul masih sebesar 19,34 %. Lantas menurun menjadi 18,65 % pada tahun 2017.

“Turun 1,5 % lagi pada tahun 2018. Saat ini angka kemiskinan berada di angka 17,12 %,” ucap Badingah bangga.

Dikatakan, penurunan angka kemiskinan merupakan hasil sinergi semua sektor dan banyak pihak. Salah satu upaya yang nyata guna menurunkan angka kemiskinan yakni dengan terbitnya Peraturan Bupati Gunungkidul No 98 Tahun 2017 tentang Strategi Penanggulanga Kemiskinan daerah Kabupaten Gunungkidul tahun 2018-2022.

Lebih jauh disampaikan, strategi dalam Perbup mencakup bagaimana mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin, mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil.

“Tentu saja dengan mensinergikan kebijakan dan program pemerintah khususnya mengenai penanggulangan kemiskinan,” ungkap Badingah.

Dalam kesempatan yang sama bupati juga mengklaim bahwa capaian kinerja pemerintah kabupaten Gunungkidul tahun 2018 secara umum telah sesuai target yang diharapkan.

Komentar

Komentar