Sri Sultan Prihatin Dengan Kenakalan Remaja

Gubernur DIY Sri Sultan HB X sedang menyampaikan sambutan saat kunjungan kerja dan halal bihalal dengan Pemkab dan masyarakat Gunungkidul di Sewoko Projo Gunungkidul. KH/ JNE

WONOSARI, (KH),— Kedatangannya ke Gunungkidul dalam rangka kunjungan kerja dan Halal Bihalal dengan jajaran Pemerintah Daerah dan masyarakat Gunungkidul, Gubernur DIY menyampaikan beberapa keprihatinan dan pesan kepada masyarakat.

Salah satu keprihatinan Sri Sultan Hamengku Buwono X terkait kenakalan remaja. Cukup beralasan, sebab banyak diantaranya dilakukan anak-anak yang masih duduk di bangku SMP.

“Dimohon bapak ibu masyarakat keseluruhan juga pejabat mulai dari lurah atau yang lebih tinggi turut melakukan pengawasan,” pesan Sultan, Kamis, (13/7/2017)..

Sultan melanjutkan, masyarakat agar mengupayakan agar anak-anak betah di rumah untuk menghindari pergaulan yang negatif di luar. Pengawasan orang tua sangat penting, serta bagi yang berstatus pelajar jangan sepenuhnya diserahkan kepada guru.

Kenakalan remaja, sebut Sultan, juga menjadi tanggung jawab lingkungan masyarakat lingkup padukuhan, sekiranya bukan termasuk pelanggaran hukum pidana mestinya dapat diselesaikan dengan dukungan Kades dan dampingan Bhabinkamtibmas.

“Namun saya juga sepakat jika sudah masuk kategori pelanggaran hukum serahkan saja kepada pihak berwajib dengan pertimbangan daripada kekerasan meningkat,” ulasnya.

Dalam kesempatan sambutan, Raja Keraton Ngayogyakarta itu juga menyinggung problematika narkoba dan terorisme. Segala bentuk kecurigaan bisa dilaporkan melalui jaga warga untuk dilteruskan kepada lembaga penegak hukum.

“Waspada, awasi jangan sampai anak-anak terpengaruh radikalisme dan terlibat terorisme,”tandas Sultan dalam sambutan di hadapan jajaran pejabat Pemkab Gunungkidul, camat, kades dan tokoh masyarakat pada kegiatan yang di selenggarakan di Bangsal Sewoko Projo. (JNE)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar