Setahun Dibuka, Katering Nasi Liwet Pawon Tan Bale Laris Berkat Medsos

oleh
Enik setyaningsih menunjukkan menu nasi liwet dan pelengkapnya. KH.

KARANGMOJO, (KH),– Menjalankan bisnis secara online kini lebih menjanjikan karena banyaknya orang yang terhubung dengan dunia digital. Orang-orang mencari segala informasi melalui Internet.

Membeli secara online saat ini juga sudah menjadi salah satu tren yang dianggap lebih efektif karena bisa dilakukan tanpa harus keluar rumah dan mengantri. Peluang ini coba ditangkap oleh Enik setyaningsih (45) warga Dusun Selang, Desa Bendungan, Kecamatan Karangmojo saat membuka usaha katering setahun yang lalu.

Enik memang menawarkan semua jenis menu masakan. Hanya saja dirinya mengutamakan nasi liwet khas Sunda menjadi menu andalan. Nasi liwet yang disediakan menjadi produk olahan unggulan sekaligus menjadi ciri khas katering rumahan bermerek ‘Pawon Tan Bale’. Pawon berarti dapur, Tan Bale merupakan akronim bahasa jawa Wetan (timur) dan Bale (Balai). Rumah Enik tempat memasak berbagai menu pesanan pelanggan memang berada di sebelah timur Balai Dusun.

“Rendang jengkol, ayam goreng, bakwan jagung, tahu tempe goreng, lalapan, balado ikan asin, oseng cumi asin, dan sambal, atau kombinasinya sesuai request,” rinci ibu tiga anak ini menyebutkan pelengkap nasi liwet.

Dijelaskan, nasi liwet dapat dipesan untuk perorangan atau paket. Untuk perorangan dengan wadah besek harganya Rp. 20 ribu tiap porsi. Sementara paket cukup untuk 10 orang dipatok dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp. 200 ribu saja.

Sejak pertama buka, Enik yang kini dibantu 2 karyawan ini menawarkan olahannya menggunakan media sosial Facebook dan Instagram. Selain itu tentu juga ditawarkan ke teman dan kenalan.

Tiga bulan setelah buka, orderan yang masuk semakin ramai. Bahkan Enik menyebut setiap harinya hampir tak pernah kosong pesanan.

“Setiap hari rata-rata minimal 20 besek untuk perorangan. Jika kantor atau instansi ada acara bisa mencapai 80-an pesanan dalam satu hari. Untuk yang paket 10 orang, rata-rata dalam sebulan ada pesanan 50-an paket,” papar Enik.

Menu nasi liwet paket 10 orang. KH.

Berjualan di medsos, tekun menjadi salah satu kuncinya. Dia menyebut dalam sehari minimal mengunggah satu foto masakan siap kirim di akun IG dan FB.

Enik mengungkapkan, berkat kegigihannya, saat ini ada belasan kantor dan instansi yang berlangganan di pawon Tan Bale. Diantaranya, Polres Gunungkidul, Kantor Samsat, Bank BRI, BPD, dan sejumlah koperasi serta kantor dinas Pemkab Gunungkidul.

“Kami juga sudah daftar jadi partner layanan pesan antar makanan di Go-Food. Beberapa kali pesanan juga datang dari luar Gunungkidul,” tukas Enik bersyukur. (Kandar)

Komentar

Komentar