Seorang Kakek Warga Tepus Bunuh Diri Di Ruang Dapur

oleh
Ilustrasi. Tali. KH

TEPUS, (KH),– Menginjak hari ke empat di Bulan Ramadhan, di Gunungkidul diwarnai peristiwa bunuh diri. Peristiwa mencengangkan ini terjadi di Dusun Blekonang, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul.

Kapolsek Tepus, AKP Mustaqim, SH, menginformasikan, peristiwa bunuh diri menimpa salah satu warga setempat, Sugiyanto (79). Sebelum ditemukan bunuh diri di ruang dapur rumahnya, Sugiyanto sempat pergi ke rumah saudaranya di Nglipar. Bahkan di rumah saudaranya Sugiyanto sempat bermalam selama dua malam.

“Kamis sekitar pukul 10.00 WIB, yang bersangkutan kembali kekediamannya di Tepus,” terang Kapolsek, Kamis, (9/5/2019).

Di rumahnya, Sugiyanto sempat berbincang dengan istrinya. Kemudian istrinya pergi ke ladang. Bikin kaget bukan main, sekitar pukul 15.00 Sugiyanto kemudian ditemukan gantung diri di ruang dapur.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan lantas bersama petugas medis melakukan evakuasi serta melakukan pemeriksaan terhadap tubuh Sugiyanto.

Berdasar hasil pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh Sugiyanto. Pihak keluarga juga sudah menerima kematian Sugiyanto. Usai mendapat perawatan seperlunya, jasadnya kemudian hendak disemayamkan.

“Berdasar informasi yang dihimpun, yang bersangkutan mengidap sakit asma atau sakit pernafasan bertahun-tahun,” tukas Kapolsek. Diduga, hal tersebut menjadi pencetus tindakan bunuh diri yang dilakukan Sugiyanto. (Kandar)

***

Catatan Redaksi:

Ayo bantu cegah bunuh diri di Gunungkidul dengan cara peduli kondisi fisik dan kejiwaan anggota keluarga, sanak saudara, dan sesama. Berikan bantuan kepada sesama yang memerlukan dukungan permasalahan kejiwaan atau kesejahteraan mental. Menyambungkan sesama yang membutuhkan pertolongan dengan layanan kesehatan terdekat (Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit) atau layanan konseling kepada pemuka masyarakat dan pemuka agama setempat dapat menjadi upaya preventif mencegah bunuh diri.

Komentar

Komentar