Sembari Jelajah Alam, Ribuan Crosser Baksos Bangun Sarana Masjid

oleh
Ketua IOF 2x1 DIY, AKBP Mujiyana melepas peserta Offroader. KH/ Kandar.
Ketua IOF 2×1 DIY, AKBP Mujiyana melepas peserta Offroader. KH/ Kandar.

NGLIPAR, (KH),– Setidaknya 1000-an Crosser mengikuti kegiatan jelajah alam atau Trabas menggunakan motor trail di Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Minggu, (11/11/2018).

Sembari menjalankan hobi, mereka sekaligus menggelar bhakti sosial memberikan sumbangan dana pembangunan masjid di wilayah setempat.

Salah satu panitia, Bowo Sutrisno mengatakan, kegiatan Ngetrail sembari baksos diikuti pecinta motor segala medan dari berbagai daerah. Ada dari DIY, Solo, Sragen, Boyolali dan lain-lain.

“Biaya pendaftaran sebesar Rp. 50 ribu dari tiap peserta yang terkumpul akan disumbangkan ke Masjid Al Hidayah di Padukuhan Kedungpoh Kulon,” katanya saat ditemui disela kegiatan.

Pihaknya menilai, antusiasme peserta dari berbagai daerah di luar Gunungkidul cukup tinggi meski dalam hari yang sama event serupa juga digelar di wilayah lain. Dari banyaknya peserta yang terlibat tak kurang dari Rp. 30 juta terkumpul lalu disumbangkan.

“Hobi main motor trail tak selalu identik hura-hura. Kegiatan baksos ini buktinya,” tegas Bowo.

Sebelum melepas peserta jelajah alam di garis start, Ketua IOF 2×1 DIY, AKBP Mujiyana menghimbau kepada peserta agar tetap berhati-hati saat melintasi rute dengan medan yang menantang.

Penyerahan sumbangan dana pembangunan masjid. KH/ Kandar.

Pihaknya juga berharap bahwa sumbangan dana pembangunan masjid yang terkumpul dapat dimanfaatkan dengan baik. “Sembari olahraga, kami juga bersedekah. Sarana masjid yang terbangun nanti mudah-mudahan bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat, Tukiran mengaku sangat berterimakasih kepada seluruh peserta Crosser yang telah terlibat. Dana yang diterima akan difungsikan untuk membangun beberapa fasilitas ibadah.

“Mewakili masyarakat kami ucapkan banyak terimakasih. Dana yang diterima akan kami gunakan untuk membangun sarana wudhu dan pagar masjid,” tukasnya. (Kandar)

Komentar

Komentar