Seluruh Hewan Kurban Yang Disembelih Di Gunungkidul Dalam Kondisi Sehat

oleh
Bupati Gunungkidul, Badingah bersama Dinas Pertanian dan Pangan memantau penyembelihan hewan kurban. foto: isimewa.

GUNUNGKIDUL, (KH),— Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul melakukan monitoring penyembelihan hewan kurban, Minggu, (11/8/2019). Setidaknya ada 200-an personil melakukan pemantauan di sejumlah tempat penyembelihan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Bambang Wisnu Broto mengatakan, jauh-jauh telah dilakukan upaya deteksi secara fisik maupun secara klinis kesehatan hewan kurban.

“Termasuk melakukan sosialisasi bagaimana menjaga kebersihan saat sebelum penyembelihan hingga pelaksanaan penyembelihan hewan-hewan ternak,” kata dia.

Adapun personil pemantau yang diterjunkan oleh DPP terdiri dari 200-an petugas diantaranya, dokter hewan, PNS, THL, tenaga magang, praktisi, mahasiswa dan dokter hewan muda. Keseluruhan personil yang diterjunkan memantau di 18 kecamatan.

Ditambahkan, tim pemantau memastikan bahwa pemotongan hewan kurban dilakukan pada tempat yang bersih serta proses penyembelihannya dengan benar. Kemudian pencucian jeroan juga disarankan agar tidak dilakukan di perairan umum atau sungai, namun supaya dibuat semacam Ipal agar tidak terjadi pencemaran.

“Seluruh tim memantau dan mengawasi saat penyembelihan kemudian memastikan agar proses penyembelihan serta penanganan dagingnya sesuai prinsip kesehatan. Bila ditemukan cacing hati, kami minta agar bagian yang terinfeksi dimusnahkan,” kata Bambang Wisnu Broto.

Dari hasil pemantauan dapat dipastikan bahwa semua hewan kurban di Gunungkidul dalam kondisi sehat, tidak ditemukan cacing hati, serta tidak ada indikasi antraks.

“Semua baik, sangat layak dikonsumsi,” kata Koordinator pemantau drh. Retno, Minggu, (11/08) siang. (Kandar)

Komentar

Komentar