Rekayasa Lalu Lintas Berhasil Urai Kemacetan Jalur Wisata Gunungkidul

oleh
Rekayasa lalu lintas jalur wisata Gunungkidul Simpang tiga Baron-Kukup). KH/ S. Yanto.
Rekayasa lalu lintas jalur wisata Gunungkidul Simpang tiga Baron-Kukup). KH/ S. Yanto.
Rekayasa lalu lintas jalur wisata Gunungkidul Simpang tiga Baron-Kukup). KH/ S. Yanto.

TANJUNGSARI, (KH)— Kemacetan panjang yang biasa terjadi di jalan raya menuju destinasi wisata pantai Gunungkidul pada liburan Lebaran tahun ini tak terlihat lagi. Usaha rekayasa lalu lintas Polres Gunungkidul dalam mengurai kemacetan rupanya telah menuai hasil.

Pantauan KH di simpang tiga pantai Baron-Kukup selama tiga hari terakhir arus lalu lintas terpantau ramai lancar. Penumpukan kendaraan di area pos retribusi utama Pantai Baron juga tak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Usaha rekayasa lalu lintas yang dilakukan Polres Gunungkidul meliputi pemberlakuan jalur satu arah Sepanjang Jalan Baron bagi kedatangan wisatawan menuju arah Pantai Baron. Wisatawan dari arah Wonosari tidak diijinkan menuju pantai melalui Tepus (simpang tiga Mulo-Tepus). Pada simpang tiga Mulo-Tepus wisatawan dari arah Wonosari diwajibkan jalan lurus menuju pos retribusi utama Pantai Baron.

Meski begitu, di sepanjang jalan tepian pantai dari Pantai Pulang Sawal (Indrayanti) hingga Pantai Baron tetap berlaku jalur dua arah. Pemberlakuan dua jalur di sepanjang jalan ini memberikan kebebasan wisatawan untuk mengunjungi beberapa pantai tanpa memikirkan arah jalur lalu lintas.

Pada simpang tiga Baron-Kukup, kendaraan yang keluar dari pantai Baron atau jalan lintas selatan (JLS) diwajibkan berjalan arah kanan dengan menempuh rute jalan di pinggiran pantai menuju arah Kecamatan Tepus atau arah Pantai Indrayanti. Begitu juga sebaliknya, kendaraan yang datang dari arah Pantai Kukup (arah timur) tidak diijinkan belok kanan menuju Jalan Baron-Wonosari. Mereka harus melewati Pantai Baron dan JLS.

Meski disinyalir akan merepotkan wisatawan yang akan berkunjung di banyak pantai, rekayasa lalu lintas ini ternyata terbukti mampu mengurai kemacetan. Maka dari itu, wisatawan dihimbau mencari informasi tentang hal ini dari berbagai pihak agar kegiatan wisatanya tetap nyaman dan tidak membuang waktu.

Selain pemberlakuan jalan satu arah di jalur pinggiran pantai selatan, rekayasa arus lintas juga diberlakukan di simpang empat Tegal Sari, Siraman. Kendaraan yang berasal dari arah selatan diwajibkan belok ke arah kiri menuju jalan lingkar ring road. Kendaraan dari arah ini juga diijinkan jalan terus tanpa memperhatikan lampu lintas.

Berdasarkan pantauan KH selama liburan ini, antrian panjang di simpang empat Tegalsari yang sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya sudah tidak terlihat lagi. Kendaraan dari arah Pantai tetap bisa berjalan normal meski harus melambat.

Sebagai tambahan informasi, seperti yang diungkapkan Dwi Jatmiko, Kepala Pos Retribusi di Jalan Baron jumlah pendapatn dari kunjungan wisatawan hingga H+3 Lebaran yang  melewati Pos Retribusi Jalan Baron telah mencapai Rp. 443 Juta. (S. Yanto)

Komentar

Komentar