Rehab Pasar Argosari, Bakal Ada Lift dan Food Court

Pasar Argosari Wonosari direhab. Wibowo.

WONOSARI, (KH),– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul melakukan penamabahan fasilitas di Pasar Argosari, Wonosari. Salah satunya penambahahan lift sebagai salah satu akes menuju lantai dua.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul Sulatif mengatakan, pemasangan lift akan menggantikan ram atau tangga horisontal yang awalnya sudah terpasang di bagian depan Pasar Argosari.

Saat ini tangga tersebut telah dirobohkan dengan menggunakan alat berat karena keberadaanya dinilai kurang maksimal. Sulatif mengatakan, ram tersebut awalnya memang digunakan sebagai salah satu akses menuju lantai dua bagi penyandang disabilitas.

“Untuk tahap awal pengerjaan kita baru membuat rumah lift dan merobohkan tangga yang berada di depan pasar. Selain tidak berfungsi maksimal, keberadaan tangga juga dinilai para pedagang menutup lapak mereka,” kata Sulatif melalui sambungan telfon, Jumat 4 Juli 2017.

Pengerjaan pembangunan lift tersebut akan dilaksanakan dua tahap. Menurut rencana lift bisa di gunakan pada awal Tahun 2018 mendatang. Pembangunan lift pada tahap pertama diangarkan 460 juta.

Lebih lanjut Sulatif mengatakan, pihaknya terus melakukan perbaikan dan inovasi agar lantai dua pasar argosari dapat berfungsi secara maksimal. Sebab saat ini banyak ruko yang tutup dan hanya dijadikan gudang oleh pemiliknya.

“Kedepan lantai dua juga akan kita buat food court atau kawasan kuliner yang makananya cepat saji untuk menghidupkan aktifitas di lantai dua ini,” katanya.

Sementaraitu, Lurah Pasar Wonosari, Joko Santosa mengatakan pihanya menyambut baik upaya perbaikan dan inovasi yang dimunculkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul. Langkah tersebut dinilai tepat dan sesuai dengan harapan masyarakat.

“Pasar argosari melakukan rehap terakhir tahun 2014. Ada penambahaan tangga di bagian barat sebagai salah satu akses menuju lantai dua tapi keberadaanya juga kurang maksimal,” paparnya.

Joko berharap, upaya perbaikan dan pemenuhan kebutuhan bagi konsumen dengan konsep baru dapat mingkatkan daya kunjung masyarakat ke pasar terbesar di Gunungkidul itu.

“Ketika ada aktivitas di lantai satu dan lantai dua selama 24 jam non stop. Pasar Argosari Wonosari semakin terlihat hidup,” ungkapnya. (Wibowo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar