Quick Wins Smart City Kabupaten Gunungkidul Diharap Jadi Percontohan Nasional

oleh
Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos dan tenaga ahli Kantor Staf Presiden, Robertus Theodore. KH/ Kandar.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Dua program Quick Wins menjadi andalan Kabupaten Gunungkidul menuju 100 smart city (kota cerdas) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos., Rabu, (25/9/2019) saat jumpa pers di salah satu resto di Kecamatan Playen.

“Dua program diantaranya, ‘Gunungkidul Cerdas’ dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan program ‘Ayunda Simenik Makan Sego Ceting’ dari Dinas Kesehatan Gunungkidul,” ungkap Badingah.

Pendampingan oleh tenaga ahli dari Kantor Staf Presiden, Robertus Theodore dinilai memberikan banyak wawasan terutama kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Pihaknya menginginkan kelak hasil dari perwujudan program Smart City bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul.

Dipaparkan, program layanan masyarakat Ayunda Simenik Makan Sego Ceting (Ayo Tunda Usia Menikah, Semangat Gotong Royong Cegah Stunting) merupakan inovasi program dari Dinas Kesehatan yang diinisiasi tenaga medis di Puskesmas Gedangsari II.

Sementara, untuk program ‘Gunungkidul Cerdas’ merupakan program dari Disdikpora yang bekerja sama dengan Google dalam hal penggunaan sistem aplikasi Google for education (G suite) untuk proses pembelajaran.

Dalam kesempatan yang sama, tenaga ahli dari Kantor Staf Presiden, Robertus Theodore memuji inovasi quick wins yang dilaksanakan Organisasi Perangkat daerah (OPD) Gunungkidul, dalam hal ini Disdikpora.

“Progam ini sangat sejalan dengan yang digaungkan di program nasional terkait pembangunan manusia. Program Gunungkidul Cerdas nanti akan menjadi contoh paling depan di Indonesia,” puji Robertus.

Dirinya menilai, program tersebut mampu menjawab berbagai permasalahan diantaranya seputar kurikulum dan akses pendidikan dengan solusi yang smart dan kreatif juga inovatif. Pihaknya memastikan bahwa tahun depan program Gunungkidul Cerdas akan direplikasi dengan sasaran yang lebih luas.

“Replikasi akan menyasar dan melibatkan lebih dari 10 juta anak. Tentunya bekerja sama dengan google, dan Gunungkidul jadi percontohannya,” kata dia.

Lebih jauh disampaikan, out put program Smart City nanti berupa masterplan smart city Kabupaten Gunungkidul. Pihaknya menargetkan masterplan akan selesai Bulan November mendatang.

Komentar

Komentar