Puluhan Peserta Ikuti Pelatihan Pembuatan Film Yang Digelar DPK

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Peserta dan panitia berfoto bersama usai penutupan pelatihan pembuatan film. KH

WONOSARI, (KH)— Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan (DPK) Gunungkidul menyelenggarakan pelatihan pembuatan film pendek selama dua hari, 26-27 April 2017 kemarin. Sebanyak 30 peserta dengan berbagai latar belakang dengan antusias mengikutinya.

Salah satu panitia, Budi Wahyuni mengatakan, peserta berasal dari pelajar, pustakawan dan pegawai di institusi pendidikan atau lembaga pemerintah desa. “Minat masyarakat cukup tinggi, sebenarnya pendaftar melebihi kuota yang tersedia,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pemateri dari Sanggar Film Gunungkidul, Sidik Kasianto, S.Kom, mengutarakan, materi yang disampaikan pada pembelajaran film pendek tingkat dasar diantaranya peserta dibimbing dalam menentukan ide atau gagasan, membuat naskah, dan melakukan pengambilan gambar.

“Selain itu melakukan proses editing dan sekaligus presentasi karya peserta,” terang Sidik. Media rekam yang digunakan bervariasi, ada yang menggunakan handycam, kamera pocket, DSLR bahkan ada yang menggunakan kamera ponsel.

Lanjutnya, Pembelajaran film pendek ini sangat menarik karena peserta bisa membuat sebuah film pendek sederhana dari proses pra produksi, produksi, sampai dengan pasca produksi. Harapannya para peserta bisa mendokumentasikan kegiatan yang ada di instansinya, sekolah, kegiatan karangtaruana, kegiatan perpustakaan desa dan kegiatan lainnya.

Bahkan, lebih lanjut disampaikan, peserta dapat ikut serta dalam mengembangkan potensi daerah yang ada, misalnya pariwisata, peninggalan sejarah, kebudayaan lokal dan event lainnya yang dikemas dalam sebuah film pendek yang menarik.

“Ini merupakan langkah tepat yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dengan media audio visual informasi akan lebih mudah untuk dipahami,” papar guru SMK Muhammadiyah Semin ini.

Dirinya menilai, antusiasme peserta sangat tinggi. Meski baru tahap awal mereka sudah bisa menyusun ide dan sebuah pesan sederhana yang ingin disampaikan kepada masyarakat dan dikemas dalam sebuah film pendek yang menarik. (Kandar)

Komentar

Komentar