Pulang Dari Pasar Truk Terguling, Berikut Identitas Dan Kondisi 18 Korban

oleh
Truk terguling usai tidak kuat menanjak. foto: istimewa.

PONJONG, (KH),– Sebuah truk pengangkut warga yang pulang dari pasar terguling, Jum’at, (9/8/2019). Truk nahas bernopol AB-9248-ED tersebut diinformasikan mengalami kecelakaan karena gagal menaiki jalan menanjak di Dusun Mendak, Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.

“Truk berjalan dari arah barat/ Ponjong menuju arah timur ke Desa Kenteng. Sesampainya di tempat kejadian pada jalan lurus truk tidak bisa melewati tanjakan, kemudian berjalan mundur dan menabrak batu  sehingga terguling,” terang Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polres Gunungkidul, Iptu Sony Yuniawan, SH.

Truk yang dikemudikan Parsi (55) warga Dusun Mendak, Desa Sumbergiri, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul tersebut setidaknya berpenumpang 18 warga. Sebagian korban mengalami luka-luka hingga patah tulang.

Berdasar penelusuran Unit Laka Lantas, korban diantaranya Siyem (67), setelah kejadian mengalami luka kepala memar, tangan kanan dan kiri bengkak kondisinya sadar dirawat di Puskesmas Ponjong. Karinem (60), setelah kejadian mengalami luka tangan kanan, punggung, dada memar, dalam kondisi sadar dirawat di Rumah Sakit Panti Rahayu Karangmojo.

Karino, laki-laki kelahiran Gunungkidul, 5/10/1954 ini setelah kejadian mengalami luka tangan kiri retak, kondisi sadar dirawat di Rumah Sakit Panti Rahayu Karangmojo. Tiga korban tersebut merupakan warga Dusun Prampelan, Desa Kenteng, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.

Sementara korban warga dari Dusun Prampelan lainnya yang sebatas mendapat rawat jalan diantaranya Sulastri (36), Mijan (55), Saimin (60), Saikem (70), Jinem (65), Sipon (60), serta Wasinem (30).

Lantas korban yang berdomisili di Dusun Kenteng, Desa Kenteng, Kecamatan Ponjong diantaranya; Sutiyem (50) mengalami luka bibir atas lecet, pergelangan tangan bengkak kondisinya sadar mendapat perawatan di Puskesmas Ponjong. Kanti (74) mengalami luka mata sebelah kanan bengkak dalam kondisi sadar dirawat di puskesmas Ponjong.

Kemudian Waginem (60) mengalami luka kepala bengkak, kondisi sadar dirawat di puskesmas Ponjong. Sedangkan Sarti (60) harus dirujuk ke Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta karena mengalami patah tulang pinggul.

Komentar

Komentar