Presiden Jokowi Tengok Korban Banjir Di Gunungkidul

Jokowi bagikan buku kepada warga yang berjubel ingin bersalaman. KH/ Bara.

KARANGMOJO, (KH),– Usai menghadiri Peringatan Hari Menanam Pohon Indoensia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN)  2017 yang digelar di Desa Karang Asem Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul, Presiden Joko Widodo meninjau sejumlah infrasktruktur yang rusak akibat bencana banjir di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta.

Salah satu infrastruktur yang dikunjungi Presiden Joko Widodo adalah Jembatan di Kampung Mbonjing Desa Gelaran Kecamatan Karangmojo,Gunungkidul. Jembatan ini putus akibat terjangan banjir pada 28 November 2017 lalu. Putusnya jembatan Mbonjing membuat 400 warga terisolir.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menjanjikan pembangunan kembali jembatan yang rusak mulai Januari tahun depan dalam waktu tiga bulan.

“Saya memastikan berapa kerusakan yang harus dikerjakan Pemerintah Daerah, Pemda DIY, maupun pusat. Mulai awal tahun depan jembatan akan kita bangun kembali,” kata Jokowi saat berbicara di hadapan sejumlah awak media.

Presiden juga mengatakan, pembangunan jembatan dan perbaikan infrastruktur juga akan dilakukan di Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Wonogiri yang juga menjadi daerah terdampak banjir akibat dari Siklon Tropis Cempaka.

“Perbaikan tangggul dan DAS harus terintegrasi dengan perbaikan dan konservasi lahan atau penghijauan. Jika tidak ya tidak ada artinya,” timpal Presiden.

Jokowi berharap pemerintah daerah segera mendata, menginventarisasi kerusakan infrastruktur akibat banjir sehingga bisa segera ditangani baik dari anggaran pemda provinsi maupun pusat. Selain jembatan, sarana pendidikan berupa sekolah dan infrastruktur jalan akan segera dilakukan perbaikan.

“Memang adanya cuaca ekstrim mengakibatkan banjir, salah satu hal yang penting belajar anak-anak tidak boleh terganggu,” tandasnya. (Wibowo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar