Pot Bunga Dari Batu Bahan Pembuat Akik Mulai Diminati

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pot unik karya Nantiyo. KH/ Hari.

PONJONG, (KH)— Beberapa waktu lalu penggemar batu mulia utamanya batu akik cukup tinggi. Salah satu daerah produsen batu akik yang terkenal dari Gunungkidul berada Desa Sawahan.

Salah satu pengrajin batu mulia, Nantiyo, warga Dusun Plarung, Rt 03/RW 14 dahulu sempat mengalami banjir order. Akan tetapi, seiring pamor batu akik menurun, peminatnya ikut berkurang drastis.

Adanya kendala pemasaran yang dihadapi, Nantiyo tak kekurangan akal menjual bahan pembuat batu mulia. Dengan kreatifitasanya, Nantiyo menyulap bahan-bahan batu mulia tersebut menjadi produk baru yang unik, lain dari yang lain.

Nantiyo menjadi pengrajin pot bunga bari batu bahan pembuat batu mulia pertama di Sawahan. “Dalam pengerjaanya saya lakukan sendiri, sehari bisa membuat 2 -3 biji pot tergantung bentuk dan motif batuannya. Mengenai bahan bakunya tidak sulit malah sangat melimpah tersedia di kebun,” ungkap Nantiyo, Selasa, (18/04/2017).

Mengenai harga sangat bervariasi, berkisar antara Rp. 150.000,00 – Rp.1.500.000,00. Usaha yang sudah ditekuni sejak 2 tahun lalu ini mulai memiliki peminat, diantaranya karena keunikan dan kualitasnya, serta harganya yang cukup terjangkau.

Pot bunga berbahan pembuat batu mulia Nantiyo sudah sering dipamerkan di banyak tempat seperti Jogja City Mall, Showroom Batu mulia Sawahan, dan banyak tempat lainnya. Peminat pot unik ini tak hanya dari wilayah Gunungkidul saja, tetapi laku hingga di kota-lota besar seperti Jakarta. Akan tetapi masih diakui jumlah yang terjual belum begitu banyak.

“Terima kasih kepada Pemerintah Desa yang ikut membantu memasarkan hasil karya ini. Memang saya akui cukup sulit dalam hal pemasaran. Mudah-mudahan saja dapat segera semakin dikenal,” harap Nantiyo. (Hari)

Komentar

Komentar